Home » ASI (Air Susu Ibu) » Penting Diketahui, Inilah Beberapa Pantangan Ibu Menyusui

Penting Diketahui, Inilah Beberapa Pantangan Ibu Menyusui

Selain ibu hamil, beberapa pantangan juga berlaku pada ibu menyusui. Penting mengetahui pantangan ibu menyusui agar anda dapat menghindari dan bayi tidak mendapatkan efek sampingnya.

Ketika hamil, ibu memiliki beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan. Setelah melahirkan, ibu memiliki tugas untuk menyusui bayinya. Dimana selama menyusui bayinya, beberapa pantangan masih berlaku dan harus ibu hindari.

Menyusui adalah tugas seorang ibu untuk memberikan asupan makanan pada bayinya yang berupa ASI atau air susu ibu. ASI adalah asupan penting untuk bayi dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dimana pemberian ASI eksklusif harus dilakukan minimal hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah berusia 6 bulan, bayi sudah boleh diperkenalkan pada makanan pendamping ASI. Namun, pemberian ASI masih tetap dilakukan sesuai dengan kebutuhan bayi.

Pantangan Ibu Menyusui

Seorang ibu tentunya akan memberikan semua yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk ketika memberikan ASI. Menyusui bayi bukan hanya sekedar memberikan ASI saja, melainkan ibu harus memperhatikan beberapa kemungkinan yang akan menimbulkan masalah pada bayi.

Beberapa pantangan ibu menyusui perlu ibu perhatikan serta jalankan. Pasalnya, beberapa pantangan tersebut dapat menyebabkan risiko bayi tidak nyaman atau bahkan sampai mempengaruhi kesehatannya.

Pantangan pada ibu menyusui berupa makanan dan gaya hidup. Asupan makanan yang tidak tepat pada ibu menyusui akan memicu masalah kesehatan seperti kolik. Namun, kondisi pada setiap ibu dan bayi biasanya tidak sama.

Berikut ini beberapa pantangan ibu menyusui yang penting diketahui.

Pantangan Ibu Menyusui

Gaya Hidup

  • Minuman Beralkohol

Seperti halnya ibu hamil, ibu menyusui dapat berisiko apabila mengkonsumsi minuman mengandung alkohol. Alkohol yang dikonsumsi oleh ibu menyusui dapat masuk ke dalam ASI atau air susu ibu yang diberikan pada bayi. Rasa dan aroma ASI akan berubah. Dimana keadaan ini akan mempengaruhi konsumsi ASI, serta pola tidur bayi.

Berdasarkan penelitian, minuman beralkohol dapat mempengaruhi produksi ASI. Pasalnya, dengan minuman beralkohol maka refleks untuk mengeluarkan ASI akan menjadi terhambat pada saat bayi menghisap puting.

Sekitar 8 gram konsumsi minuman beralkohol dalam perminggu masih dapat ditoleransi. Namun, setelah mengkonsumsi minuman beralkohol sebaiknya tunggu hingga sekitar 2 jam sebelum anda menyusui bayi anda.

Meskipun begitu, sebaiknya konsumsi alkohol selama menyusui benar-benar dihindari. Guna menghindari efek yang akan diterima oleh bayi anda.

  • Merokok

Kebiasaan merokok selama menyusui bayi sebaiknya dihindari. Merokok akan membuat bayi terpapar nikotin. Selain dari asap, nikotin dalam rokok dapat masuk ke dalam ASI dan mempengaruhi kandungannya. Karena seperti itu, sebaiknya anda benar-benar hentikan kebiasaan merokok.

Makanan Pantangan Untuk Ibu Menyusui

  • Makanan Penyebab Alergi

Beberapa buah dan sayur tertentu diduga dapat menyebabkan alergi pada bayi, akibatnya bayi akan menjadi rewel. Beberapa jenis makanan yang dapat menimbulkan alergi pada bayi di antaranya yaitu kacang, kedelai, susu sapi, jagung, gandum, kubis dan bawang.

  • Makanan Mengiritasi Saluran Pencernaan

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi ibu sering dikeluhkan karena efeknya. Beberapa makanan yang dimaksud yaitu jeruk nipis, lemon, kiwi, nanas dan stroberi. Sedangkan sayuran di antaranya yaitu timun, brokoli, bawang putih, lada, dan bumbu kayu manis.

Jika anda ingin mengetahui secara pasti akan makanan dan minuman apa yang dapat menimbulkan reaksi pada bayi, anda dapat membuat daftar makanan yang dikonsumsi dalam setiap harinya. Apabila makanan yang anda konsumsi menimbulkan reaksi pada bayi, sebaiknya hindari makanan tersebut selama beberapa waktu. Anda tidak usah menerapkan diet khusus, yang terpenting anda tetap mengkonsumsi makanan atau minuman sehat untuk bayi.

  • Ikan Tinggi Kandungan Merkuri

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam ikan memang tinggi. Namun sayangnya hampir semua ikan mengandung merkuri. Merkuri sangat berbahaya untuk tubuh. Merkuri dapa menjadi racun untuk saraf-saraf tubuh. Konsumsi ikan mengandung merkuri pada ibu menyusui dapat disalurkan pada ASI dan kemudian akan diminum oleh bayi.

Beberapa jenis ikan yang mengandung tinggi merkuri di antaranya yaitu ikan todak, ikan makarel, dan hiu.

  • Konsumsi Kafein Terlalu Banyak

Konsumsi kafein terlalu banyak tidak baik. Selain kopi, minuman yang mengandung kafein di antaranya yaitu kola dan teh. Sebenarnya tidak ada bukti kafein dapat menyebabkan masalah. Namun, konsumsi kafein sering dikaitkan dengan gejala kolik dan sulit tidur.

  • Makanan yang Mengurangi Produksi ASI

Beberapa makanan dapat menurunkan atau mengurangi produksi ASI pada ibu menyusui. Makanan ini harus ibu menyusui batasi agar ASI tetap tersedia untuk bayi dan bayi tetap mendapatkan cukup ASI.
Jenis dedaunan seperti parsley, petersely dan pepermint yang biasanya digunakan sebagai campuran dalam sop, teh, atau obat-obatan herbal akan mempengaruhi produksi ASI apabila dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak. Oleh karena itu, penting untuk membatasi beberapa jenis makanan yang dapat mempengaruhi produksi ASI.

Itulah beberapa pantangan ibu menyusui. Pantangan-pantangan tersebut selain akan mempengaruhi ASI juga akan mempengaruhi kesehatan bayi. Oleh karena itu, ibu menyusui harus senantiasa menerapkan pola hidup dan pola makan yang baik, serta menghindari beberapa pantangan yang sudah disebutkan.