Hal yang Perlu Diketahui Tentang Bayi Baru Lahir

Posted on

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Bayi Baru Lahir – Seringkali ibu baru merasa khawatir saat melihat hal-hal yang “aneh” pada bayinya. Padahal hal tersebut adalah hal yang umum terjadi. Ketahui beberapa hal tentang bayi baru lahir agar anda tidak panik menghadapinya. 

Proses kelahiran bayi tentu menjadi hal yang sangat menggembirakan. Betapa tidak, akhirnya perjuangan selama hamil sampai dengan proses melahirkan bisa dilalui dengan baik. Untuk pertama kalinya, kini anda dapat merasakan betapa hangat pelukan si kecil didada anda. Kini, harum tubuhnya dan mulus kulitnya dapat anda rasakan dengan nyata.

Kebahagiaan tentu tidak hanya menyelimuti anda dan pasanga saja. Hal ini pun akan senantiasa dialami oleh semua anggota keluarga, kerabat dekat dan sahabat-sahabat anda. Pada saat ini, ucapan selamat dan banyak orang akan mungkin menyambangi anda untuk melihat si kecil.

Kebahagiaan besar ini akan tentu saja membuat keutuhan keluarga kecil anda semakin terasa nyata. Kesuksesan melahirkan, bukan berarti membuat perjuangan anda telah selesai. Justru sebaliknya, ini barulah awal yang dini untuk anda meneruskan perjuangan sesungguhnya untuk merawat dan membesarkan si kecil.

Mengurus bayi baru lahir memang bukanlah sebuah perkara yang mudah. Adakalanya anda akan mungkin dibuat bingung dan panik menghadapi kondisi bayi baru lahir yang cenderung terlihat aneh. Terutama untuk ibu baru yang belum memiliki pengalaman yang banyak seputar merawat bayi baru lahir.

Kegiatan yang satu ini bisa menjadi hal yang akan cukup membuat ibu sulit untuk beradaptasi. Sehingga demikian, ketika terjadi hal-hal yang dikategorikan ‘tidak biasa” akan mungkin membuat ibu panik dengan hal ini.

Padahal beberapa hal ‘aneh’ yang terjadi pada bayi baru lahir adalah hal yang umum terjadi. Hal ini merupakan bagian dari serangkaian pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Jadi demikian, tak perlu khawatir pada saat anda menjumpai ada beberapa hal yang terjadi pada buah hati anda. Sebab pada dasarnya hal ini adalah hal yang wajar yang terjadi pada bayi baru lahir.

Kondisi yang terlihat aneh yang terjadi pada bayi baru lahir anda akan dapat menghilang atau kembali normal tanpa memerlukan penanganan medis. Tak perlu khawatir saat anda melihat kepala bayi anda telihat tidak simetetris atau matanya yang juling. Sebab hal ini pada dasarnya adalah bentuk adaptasi dini pada buah hati anda dalam mengenal dunia.

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Bayi Baru Lahir

Kepala yang terlihat tidak simeteris pada bayi baru lahir terjadi karena tekanan sewaktu melahirkan. Terutama pada bayi yang melalui proses persalinan normal. Tekanan dari jalan lahir (organ perempuan ibu hamil) membuat bagian kepala si bayi tertekan. Meskipun pada kondisi yang jarang terjadi hal ini bisa mengindikasikan penyakit. Namun umumnya hal ini akan dapat kembali pada kondisi yang normal setelah beberapa hari.

Nah, untuk itulah penting sekali memahami hal yang perlu diketahui tentang bayi baru lahir anda. Berikut ini adalah beberapa daftar hal yang perlu diketahui tentang bayi baru lahir.

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Bayi Baru Lahir

Ada cukup banyak hal yang dapat terjadi pada bayi baru lahir. Untuk anda yang belum memiliki banyak pengalaman mengurus bayi baru lahir, anda mungkin sedikit khawatir dengan beberapa kondisi tersebut. Untuk itulah, dengan mengetahui beberapa hal yang perlu diketahui tentang bayi baru lahir kali ini. Diharapkan dapat membuat anda tidak panik sewaktu melihat hal tersebut.

Kulit Kering Pada Bayi Baru Lahir

Hal pertama yang mungkin membuat anda sedikit panik sewaktu melihat kondisi kulit si kecil adalah kulitnya yang kering. Jangankan pada anak kecil, pada orang dewasa saja kondisi kulit kering akan mungkin membuat kita merasa tidak nyaman. Nah, hal inilah yang akan mungkin membuat anda lebih khawatir.

Akan tetapi, tak perlu khawatir umumnya kondisi ini adalah hal yang wajar. Kulit alami bayi sebenarnya licin dan lembut karena selama 9 bulan berada didalam air. Akan tetapi perubahan kondisi kulit yang kering pada bayi umumya terjadi sebab kulit bayi yang terbuka pada saat setelah dilahirkan. Akan mungkin membuat kulitnya menjadi mudah kering. Hal ini adalah kondisi yang normal. Selama anda tidak melihat tanda-tanda atau gangguan yang aneh pada kulitnya. Maka tidak sebaiknya anda memberikan produk kosmetik untuk membuat kulit si bayi menjadi lebih lembab.

Ubun-Ubun Bayi yang Berdenyut

Bila pada saat anda memberikan mereka ASI dan melihat bagian kepala depannya seringkali berdenyut. Maka tak perlu panik atau merasa ketakutan. Bagian ubun-ubun yang berdenyut pada bayi adalah hal yang wajar dan umum terjadi. Hal ini dikarenakan pada area tulang tengkorak bayi masih belum bersatu sehingga anda akan lebih sering melihat bagian ini berdenyut. Kondisi ini adalah hal yang wajar dan normal terjadi. Jadi demikian tidak sebaiknya merasa panik. Selain itu, hindarkan menekan bagian tersebut sebab akan sangat berbahaya.

Warna Kotoran Bayi

Tidak sama halnya dengan orang dewasa, pada saat anda melihat kotoran bayi anda mungkin akan merasa aneh dengan kondisi ini. Kotoran pada bayi bisa berwarna hitam dan tidak berbau. Hal ini adalah hal yang wajar. Apalagi saat pertama kali anda melihat kotorannya setelah pasca kelahiran. Kotoran berwarna hitam ini disebut dengan mekonium. Mekonium pada bayi adalah kotoran yang dikeluarkan oleh tubuhnya yang beiri kotoran dan cairan yang terminum oleh si bayi pada saat ia masih dalam kandungan.

Akan tetapi, pada saat si kecil sudah diberikan ASI maka anda akan melihat warna kotoran si kecil akan berubah menjadi kekuningan.

Mandi Satu Hari Sekali

Bayi yang baru lahir pada dasarnya tidak akan berkeringan sebanyak orang dewasa. Karena mereka umumnya tidak melakukan banyak aktivitas. Selain tidur dan membuka matanya, tidak banyak kegiatan yang dilakukan oleh seorang bayi. Untuk itulah, pada masa ini cukup memandikan buah hati anda satu kali dalam sehari. Gunakan lap basah sewaktu anda membersihkan tubuh si kecil. Nah, barulah setelah si kecil berusia 8 hari anda akan dapat memandikannya sebanyak 2 kali dalam satu hari meskipun tali pusarnya belum puput atau belum copot.

Tali Pusar yang Belum Copot Sepenuhnya

Pada saat bayi masih berada dalam rahim ibunya. Ia mendapatkan asupan makanan dan oksigen lewat tali pusar yang dihubungkan pada ari-arinya. Setelah lahir, tali pusar ini sudah tidak lagi dibutuhkan karena bayi bisa langsung mendapatkan asupan makanan dari ibunya. Hanya saja, pemotongan tali pusar yang dilakukan umumnya tidak secara penuh. Dokter atau bidan aka menyisakan kira-kira 2-3 cm tali pusar.

Pada saat anda membawa serta si kecil ke rumah dan hendak mengganti bajunya. Anda mungkin merasa khawatir dengan kondisi tali pusarnya tersebut. Akan tetapi, tak perlu bereaksi berlebihan sebab pada dasarnya hal ini akan dapat putus dengan sendirinya.

Yang perlu anda lakukan adalah merawat dan menjaga kebersihannya dengan baik sampai tali ini putus dengan sendirinya. Hindarkan pula mencopot tali ini dengan paksa sebelum waktu putusnya tiba. Sebab hal ini akan malah membawa masalah untuk si kecil.

Bayi Anda Belum Mengenal Ibunya

Adalah hal yang wajar untuk bayi baru lahir tidak mengenal siapapun, termasuk ibunya sendiri. Hal ini dikarenakan kemampuan visual pada bayi belumlah terbentuk dengan sempurna pada masa ini. Jadi demikian, bersabarlah sedikit. Pada usia 2 bulan ia akan mulai mengembangkan kemampuannya untuk mengenali orang terdekatnya, yakni ibunya sendiri.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari hal yang perlu diketahui tentang bayi baru lahir. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *