Ciri Infeksi Telinga Pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Posted on

Infeksi telinga merupakan masalah kesehatan terbesar kedua setelah batuk dan pilek yang sering menyerang bayi. Setidaknya setengah dari bayi pernah mengalami infeksi telinga sebelum usianya 12 bulan atau 1 tahun. Mengetahui seperti itu, penting mengenal tanda atau ciri infeksi telinga pada bayi.

Memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan masa yang begitu membahagiakan. Perkembangan bayi yang diperlihatkan begitu mengagumkan dan akan membuat takjub. Ketika itu tingkah laku dari si kecil yang mengejutkan membuat anda merasa bangga.

Dalam masa pertumbuhan dan perkembangan bayi, anda harus selalu merawat dan menjaga kesehatannya. Dalam melakukan perawatan sehari-hari, penting untuk memperhatikan segala perubahan fisik yang terjadi pada bayi anda. Sehingga perubahan fisik yang menandakan bahaya bisa segara anda atasi lebih dini untuk mencegah keadaan yang lebih parah.

Ciri infeksi telinga pada bayi

Salah satu keadaan yang penting diketahui oleh setiap orang tua yaitu tanda atau ciri infeksi telinga pada bayi. Infeksi telinga yang terjadi pada bayi bisa disebabkan karena bakteri maupun virus. Bayi yang mengalami infeksi telinga kondisinya yaitu dimana cairan menumpuk pada gendang telinga bagian belakang dan terinfeksi. Cairan pada telinga bayi tersebut umumnya akan masuk melalui tuba eustachius, dimana bagian tersebut merupakan bagian yang menghubungkan telinga bagian tengah dengan hidung dan juga tenggorokan.

Pada kondisi tertentu seperti misalkan anak mengalami pilek, infeksi sinus maka akan membuat tabung euxtachius diblokir. Cairan yang terjebak di dalam telinga inilah yang akan membuat kuman tumbuh. Selain itu, didukung dengan keadaan yang dapat membuat kuman berkembang biak dengan sempurna. Apabila infeksi semakin parah maka keadaannya akan semakin buruk, peradangan yang terjadi di belakang telinga akan semakin parah dan menyebabkan infeksi di belakang telinga sehingga akan membuat bayi merasa kesakitan.

Bayi yang mengalami infeksi pada telinga biasanya akan cenderung disertai dengan demam. Kondisi demam itu sendiri diakibatkan karena antibodi menyerang infeksi pada tubuh bayi. Dalam keadaan yang semakin memburuk akan mengakibatkan telinga mengalami peradangan, ototitis media akut, demam dan gendang telinga memerah.

Berikut ini beberapa ciri infeksi pada telinga bayi sehingga anda akan lebih mudah mengenalinya.

Ciri Infeksi Telinga Pada Bayi

Umumnya bayi yang menderita infeksi telinga akan menunjukan ciri-ciri umum seperti berikut ini:

Bayi Sering Menarik Telinga

Bayi sering menarik telinga merupakan salah satu ciri yang menandakan bahwa bayi anda mengalami infeksi telinga. Ketika bayi melakukan hal seperti ini maka itu tandanya ia merasa tidak nyaman pada bagian telinganya. Untuk memastikan keadaannya anda bisa segera melakukan pemeriksaan lebih dini pada dokter.

Mengalami Gangguan Kesehatan

Ciri lain yang menandakan bayi terkena infeksi telinga yaitu ia cenderung mengalami gangguan kesehatan. Beberapa gangguan kesehatan yang biasanya dialami seperti diare atau muntah. Hal ini disebabkan karena terdapat infeksi virus atau bakteri yang mempengaruhi sistem pencernaan bayi.

Sering Menolak Makanan

Biasanya bayi yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI, ketika ia diberi makan cenderung akan menolak makanan tersebut. Dalam keadaan ini nafsu makan anak anda akan mengalami penurunan dan akibatnya pencernaan bayi akan mengalami masalah. Infeksi yang terjadi pada telinga akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan sakit, akibatnya proses makan seperti mengunyah dan menelan akan terhambat. Apabila infeksi telinga terjadi pada bayi yang belum mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI, biasanya ia menarik diri atau menyudahi ketika ia sedang menyusu.

Telinga Mengeluarkan Cairan Kuning

Ciri infeksi telinga pada bayi yang lainnya yaitu keluarnya cairan berwarna kuning atau putih pada telinga bayi anda. Keadaan seperti ini sudah pasti bahwa bayi anda mengalami infeksi. Untuk menghadapi keadaan seperti ini anda jangan merasa khawatir, karena kekhawatiran hanya akan membuat anda tidak tahu apa yang harus dilakukan. Segera bawa bayi anda ke dokter untuk memastikan keadaannya.

Bayi Sulit Tidur

Bayi umumnya akan merasa tidak nyaman, sehingga ketidaknyamanan ini akan membuat bayi gelisah dan sulit tidur. Ketika dibaringkan atau ditidurkan, biasanya infeksi telinga akan membuat bayi kesakitan.

Kapan Harus ke Dokter?

Anda bisa segera membawa si kecil ke dokter apabila keadaan seperti berikut dialami oleh bayi anda:

  • Telinga si kecil mengeluarkan bau yang tidak sedap
  • Bayi cenderung sulit tidur dan gelisah
  • Terus menerus merasa kesakitan pada telinga yang membuat aktivitasnya terganggu
  • Pada saat telinga bayi anda mengeluarkan nanah, cairan atau mungkin darah

Infeksi telinga tidak akan menular. Akan tetapi infeksi pernafasan yang mengiringi infeksi telinga akan menular. Ada beberapa cara untuk memperkecil kemungkinan resiko infeksi tersebut. Dimana salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan sering mencuci tangan. Meskipun kedengarannya spele tetapi hal ini mampu mengurangi penyebaran bakteri. Selain itu, sangat dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif minimal 6 bulan. ASI mengandung antibodi yang bermanfaat untuk melawan infeksi.

Karena infeksi telinga merupakan keadaan yang sering menyerang bayi, oleh karena itu penting bagi setiap orang tua untuk memperhatikan kesehatan dan perawatan telinga bayi sejak usia dini. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mencegah infeksi telinga yang kemungkinan besar akan dialami oleh bayi anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *