Home » Perawatan Bayi » Cara Tepat Merawat Organ Intim Bayi

Cara Tepat Merawat Organ Intim Bayi

Organ intim bayi merupakan bagian yang sangat sensitif. Diperlukan cara yang aman dan tepat untuk merawat organ intim bayi agar terhindar dari masalah.

Kesehatan dan kebersihan bayi adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap orang tua. Kebersihan bayi harus dijaga mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala untuk menghindari masalah kesehatan bayi, mengingat bayi masih lemah dan rentan mengalami infeksi.

Menjaga kebersihan bayi salah satunya bisa dilakukan dengan memandikan bayi secara rutin dengan cara memandikan bayi yang baik dan benar. Ketika memandikan bayi, setiap bagian tubuhnya harus diperhatikan dengan seksama oleh orang tua, apalagi beberapa bagian tertentu sulit dibersihkan seperti halnya organ intim bayi.

Merawat Organ Intim Bayi

Organ intim bayi merupakan salah satu bagian tubuh bayi yang membutuhkan perhatian ekstra. Pasalnya, area ini mudah terinfeksi. Merawat organ intim bayi nyatanya susah-susah gampang. Secara umum, merawat organ intim bayi bisa dilakukan dengan langkah seperti berikut ini.

Merawat Organ Intim Bayi

  • Setelah buang air besar, disarankan untuk segara membersihkan area organ intim bayi secepat mungkin. Pasalnya, tinja yang bercampur dengan urine akan menyebabkan kulit bayi teriritasi.
  • Untuk membersihkan area organ intim bayi, anda bisa menggunakan air saja atau air yang telah dicampur dengan sabun khusus bayi yang bebas alkohol dan pewangi. Apabila tidak ada air, anda bisa memanfaatkan tisu basah bebas alkohol dan pewangi. Sabun atau tisu basah yang mengandung alkohol dan pewangi akan mempengaruhi keseimbangan pelindung alami kulit bayi anda.
  • Jika sudah, anda bisa mengeringkan area organ intim bayi anda dengan menggunakan handuk lembut. Mengeringkannya cukup dengan menepuk-nepuk area tersebut. Pasalnya, jika anda menggosok-gosok area tersebut terlalu kuat akan menyebabkan rusaknya permukaan kulit bayi yang masih halus.
  • Apabila bayi anda lebih sering menghabiskan waktunya di rumah, anda bisa membiarkannya tidak menggunakan popok.
  • Setelah membersihkan area organ intimnya, sebaiknya jangan terlalu cepat memakaikan kembali popok bayi.
  • Jika bayi anda buang air besar sebelum mandi, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu kotorannya kemudian anda bisa langsung memandikannya.

Merawat ogan intim bayi perempuan dan laki-laki tidak sama. Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini.

Merawat Organ Intim Bayi Laki-Laki

Untuk membersihkan organ intim bayi laki-laki, anda bisa menyekanya dengan menggunakan popok bersih. Kemudian, anda bisa membersihkannya menggunakan kain bersih yang sudah dibasahi air. Usapkan kain tersebut pada seluruh area organ intim bayi anda.

Ketika dalam proses mengganti popok, anda bisa menutup alat kelaminnya dengan menggunakan kain bersih atau popok. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar alat kelamin bayi anda tetap dalam keadaan hangat. Ketika anda memakaikan popok, usahakan alat kelamin bayi anda posisinya ke bawah supaya ketika ia buang air kecil urinenya tidak sampai berceceran ke area pinggang.

Apabila bayi anda belum disunat, maka alat kelaminnya masih tertutup kulup. Untuk membersihkannya, hindari menarik kulup tersebut dengan paksa. Pasalnya, hal ini akan membuat kulup robek, akibatnya bayi anda akan merasa sakit dan terdapat luka pada alat kelaminnya.

Apabila bayi anda sudah disunat setelah beberapa hari ia dilahirkan, alat kelaminnya mungkin akan terlihat memerah, membengkak dan keluar lendir yang berwarna kekuningan. Kondisi seperti ini dianggap normal sebagai kondisi pemulihan. Luka yang disebabkan karena sunat biasanya akan sembuh setelah 10 hari.

Merawat organ intim bayi laki-laki yang sudah disunat hanya diperbolehkan dengan menggunakan air saja pada beberapa hari pertama. Sebaiknya hindari membersihkannya dengan menggunakan sabun karena hanya akan mengiritasi kulitnya.

Merawat Organ Intim Bayi Perempuan

Merawat organ intim bayi perempuan harus dilakukan lebih teliti, mengingat resiko infeksi lebih besar pada bayi perempuan. Ketika membersihkan organ intim bayi perempuan, usap area tersebut dari arah depan ke arah belakang. Hal ini dilakukan guna mencegah perpindahan bakteri dari anus ke alat kelaminnya. Apabila popok yang digunakan oleh bayi anda sangat kotor, bahkan tinjanya sudah mengenai ke area organ intim, maka sebaiknya buka bibir vagina bayi anda dengan menggunakan jari yang sudah bersih. Anda tidak perlu mengorek bagian ini terlalu dalam, pasalnya bagian ini masih bisa membersihkan sendiri secara alami.

Lap area kewanitaan bayi anda dengan menggunakan kain bersih yang sudah dibasahi dengan air hangat. Sebaiknya hindari membersihkan area kewanitaan ini dengan menggunakan sabun.
Pada bayi laki-laki, mungkin akan terlihat alat kelaminnya membengkak pada beberapa hari pertama setelah bayi anda dilahirkan. Mengetahui seperti ini sebaiknya anda jangan terlalu merasa khawatir, pasalnya keadaan ini merupakan hal yang normal dan tidak berbahaya. Dalam beberapa bulan alat kelaminnya akan kembali normal. Hal yang perlu anda waspadai, apabila alat kelamin bayi anda tetap bengkak, maka sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Begitupun dengan bayi perempuan, anda akan melihat alat kelaminnya memerah dan bengkak. Mungkin saja alat kelaminnya akan mengeluarkan cairan berwarna puting bening atau bahkan disertai dengan darah. Keadaan seperti ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena merupakan kondisi yang normal. Keadaan ini terjadi disebabkan karena efek akibat terpapar hormon ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Dalam hitungan minggu, kondisi seperti ini akan hilang dengan sendirinya. Akan tetapi jika anda tetap khawatir, anda bisa memastikan keadaannya dengan konsultasi pada dokter.