Home » Bayi Baru Lahir » Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sensitif dan bisa dengan mudah mengalami iritasi. Oleh sebab itu, sebagai orang tua anda harus melakukan cara merawat kulit bayi  baru lahir dengan baik dan benar di masa seperti ini.

Kulit bayi baru lahir keadaannya saat ini masih lembut dan halus bagaikan sutra. Sistem kekebalan tubuhnya pun bisa dibilang masih lemah. Oleh karena itu, keadaan tersebut membuat kulit bayi tidak bisa bersentuhan dengan berbagai macam benda atau produk perawatan kulit bayi, deterjen, produk perawatan kulit untuk mandi, bahan dan pewarna pakaian, air untuk mandi yang sembarangan. Jika anda tidak waspada dan hati hati ketika mengaplikasikan produk atau benda apapun, bisa saja kulit bayi anda mengalami iritasi yang ditandai dengan munculnya ruam pada kulit.

Nah, agar anda bisa merawat dan menjaga kulit bayi anda agar tetap sehat, anda bisa lakukan cara merawat kulit bayi baru lahir berikut ini.

Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

 

Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Memandikan Bayi

Saat ini bisa dikatakan bahwa tubuh bayi anda masih bersih atau tidak terlalu kotor, oleh karena itu anda tidak perlu terlalu sering memandikan bayi anda. Jika anda sering memandikannya, bahkan lebih dari tiga kali dalam seminggu maka bisa jadi kadar minyak alami pada tubuh bayi anda terkikis. Minyak pada kulit bayi bisa digunakan untuk menjaga kulitnya agar tidak kekeringan.

Selama bayi anda masih berusia beberapa bulan, anda bisa membersihkan tubuh bayi anda hanya dengan cara dilap saja dengan menggunakan handuk basah sekitar 2-3 kali dalam satu minggu. Sedangkan untuk area tertentu seperti kelamin, anda bisa membersihkannya dengan menggunakan air dan sedikit sabun.

Untuk pemilihan sabun disarankan untuk tidak menggunakan sabun batangan, dan hindari bayi anda dari mandi busa. Untuk menjaga kelembaban kulit bayi anda bisa memilih sabun cair yang ringan. Sabun cair seperti ini juga biasanya tidak akan menyebabkan pedih di mata.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memandikan bayi seperti berikut.

  • Ketika memandikan bayi, anda harus benar benar memperhatikan air yang akan digunakan. Air yang digunakan sebaiknya memiliki suhu yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
  • Setelah mandi, sebaiknya gunakan handuk lembut agar bayi anda tetap nyaman dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
  • Ketika membersihkan kotoran bayi, sebaiknya anda bilas area anus dengan menggunakan air bersih mengalir. Jika terpaksa harus menggunakan tisu maka disarankan untuk menggunakan tisu basah khusus bayi tanpa mengandung alkohol. Sebab, alkohol dikhawatirkan akan membuat kulit bayi menjadi iritasi.

Lembabkan Kulit Bayi

Setelah mandi disarankan untuk melembabkan kulitnya dengan menggunakan pelembab non parfum atau pelembab bebas wangi. Hal ini dilakukan agar kulit bayi tetap lembab. Disarankan untuk menggunakan produk pelembab jenis krim dibandingkan dengan lotion. Pasalnya, pelembab jenis lotion memiliki resiko lebih tinggi membuat kulit bayi mengalami iritasi.

Pemilihan Kosmetik Bayi

Ketika memilih produk atau kosmetik bayi anda harus lebih teliti. Pilihlah kosmetik khusus untuk bayi yang terdaftar resmi di BPOM. Perhatikan juga kandungan dan tanggal kadaluarsanya. Anda harus memakaikan setiap kosmetik bayi dengan benar dan tepat sesuai dengan aturan. Guna menghindari hal hal buruk yang akan terjadi, disarankan untuk menggunakan produk tersebut secukupnya saja atau tidak terlalu berlebihan. Pasalnya, jika penggunaan terlalu berlebihan maka pori-pori akan tersumbat dan ruam akan timbul. Hindari penggunaan produk atau kosmetik yang mengandung alkohol, karena produk seperti itu dikhawatirkan akan membuat kulit bayi menjadi teriritasi. Alangkah lebih baik apabila anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum memilih produk perawatan bayi yang akan digunakan.

Lindungi Kulit Bayi dari Sengatan Matahari

Disarankan bayi berusia kurang atau di bawah 6 bulan tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung, terutama paparan sinar matahari pada jam 10 pagi sampai 4 sore. Namun, jika anda terpaksa harus membawa bayi anda keluar rumah dan terkena paparan sinar matahari, anda bisa mengoleskan tabir surya khusus untuk kulit bayi pada kulitnya yang tidak terlindungi oleh pakaian. Namun, sebelumnya anda harus memastikan bahwa bayi anda tidak alergi terhadap produk tertentu. Tabir surya SPF 15 dan mengandung titanium dioxide atau zinc oxide merupakan pilihan yang tepat. Oleskan tabir surya tersebut setiap dua jam sekali atau ketika kulitnya mulai berkeringat.

Cegah Kemungkinan Masalah yang Akan Terjadi Pada Kulit Bayi

Karena kulit bayi masih terbilang sensitif maka beberapa kemungkinan masalah bisa saja menimpanya. Salah satu masalah yang sering menimpa kulit bayi yaitu ruam popok. Beberapa tanda akan muncul apabila bayi anda mengalami ruam popok seperti, bintik bintik kecil atau munculnya luka lecet pada area popok serta timbul bercak kemerahan. Agar keadaan ini tidak menimpa bayi anda, maka sebagai orang tua yang bijak anda harus bisa mencegahnya dengan cara merawat kulit bayi yang baik dan benar.

Cara mencegah ruam popok pada bayi

  • Apabila popok bayi anda sudah kotor atau basah karena tinja, maka disarankan untuk segera mengganti popoknya.
  • Sebelum anda memakaikan popok pada kulit bayi, anda harus memastikan jika kulitnya dalam keadaan kering.
  • Anda bisa menggunakan salep atau krim petroleum jelly. Biarkan beberapa saat sampai mengering sebelum anda memakaikan popok. Cara ini dilakukan agar kulitnya tidak terlalu basah.

Teliti Dalam Memilih Deterjen Untuk Bayi

Deterjen perlu anda perhatikan dalam cara merawat kulit bayi baru lahir. Untuk mencuci baju bayi disarankan untuk menggunakan deterjen khusus bayi. Namun, tidak hanya baju bayi saja yang harus dicuci dengan deterjen ini, melainkan baju seluruh anggota keluarga. Berdasarkan para ahli, ruam yang muncul pada kulit bayi bisa saja muncul disebabkan karena bersentuhan dengan baju siapapun yang ketika itu bersentuhan dengan kulitnya. Disarankan untuk mencuci setiap baju anggota keluarga, selimut, sprei atau handuk dengan menggunakan deterjen khusus untuk bayi. Namun, pisahkan tempat mencuci atau cairan untuk mencuci baju bayi atau dewasa. Disarankan untuk memilih deterjen yang tidak mengandung wewangian.

Perawatan Kulit Kepala

Bayi baru lahir biasanya memiliki kulit yang kering dan mengelupas seperti ketombe yang muncul pada orang dewasa. Namun, dalam keadaan tertentu bisa saja kulit bayi mengalami bercak yang disebabkan karena pengerasan kulit seperti sisik tebal yang memiliki warna kuning serta berminyak. Meskipun kondisi ini tidak berbahaya dan bisa menghilang dalam beberapa bulan, namun untuk menjaga bayi anda agar tetap bersih anda harus merawatnya.

Keadaan seperti itu bisa anda hilangkan dengan mencuci rambut bayi menggunakan sampo kusus bayi. Anda bisa mengusap kulit kepala bayi anda dengan diiringi pijatan yang lembut agar sisiknya rontok. Lalu sisir dengan menggunakan sisir khusus bayi. Jika sudah, anda bisa membilasnya dengan menggunakan air bersih.

Cara merawat kulit bayi baru lahir memang gampang gampang susah. Namun, demi kesehatan dan kebersihannya anda sebagai orang tua harus merawatnya dengan penuh ketelatenan. Jika bayi anda lahir dengan kelainan kulit, anda harus bisa memperhatikan dan merawatnya lebih ekstra.