Cara Menyusui Setelah Caesar yang Baik dan Benar

Posted on

Pemberian ASI setelah caesar sebaiknya diberikan seawal mungkin pada bayi. Agar proses menyusui tetap aman dan nyaman, beberapa cara menyusui setelah caesar bisa anda lakukan dengan meminta bantuan suami atau orang terdekat.

Semua wanita berharap melahirkan buah hati tercinta ke dunia ini dengan proses persalinan normal. Namun, kondisi tertentu memaksa sang ibu harus melahirkan buah hatinya dengan operasi caesar. Meskipun begitu, setiap orang tua ingin anaknya lahir dengan selamat, sehat dan sempurna.

Bayi yang terlahir dengan operasi caesar membutuhkan asupan berupa ASI, dimana ASI atau air susu ibu merupakan asupan pertama dan utama yang paling baik untuk bayi. Namun, pada kondisi berbeda sang ibu masih membutuhkan waktu pemulihan setelah menjalankan operasi caesar.

Cara Menyusui Setelah Caesar

Ibu yang melahirkan buah hatinya dengan proses persalinan caesar sering kali merasa khawatir ketika hendak menyusui bayinya. Hal itu disebabkan karena banyaknya mitos yang beredar bahwa pemberian ASI setelah menjalankan operasi caesar akan mempengaruhi proses penyembuhan dari sang ibu. Sehingga dengan begitu, banyak ibu yang mengurungkan niatnya untuk memberikan ASI pada buah hatinya setelah selesai menjalankan operasi caesar.

Namun, sebaiknya rasa cemas dan khawatir tersebut tidak terlalu berlebihan. Pasalnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika menyusui bayi agar pemberian ASI setelah caesar bisa berjalan dengan lancar dan baik serta tidak mengganggu masa pemulihan dari sang ibu.

Kapan Waktu yang Tepat Menyusui Setelah Caesar?

Bayi yang terlahir dengan operasi caesar akan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan tidur dan ia akan terlihat lebih lesu yang diakibatkan karena efek obat bius. Agar serangan kantuk bisa hilang dibutuhkan waktu selama beberapa hari. Sementara itu, bayi yang masih lemah akan mengalami kesulitan dalam menghisap ASI.

Sebaiknya, pemberian ASI eksklusif pada si kecil dilakukan seawal mungkin. Hal ini dilakukan untuk membantu agar uterus berkontraksi dan ukurannya kembali seperti semula dengan lebih cepat. Selain itu, pemulihan dari sang ibu juga akan terbantu. Hal seperti ini dilakukan apabila dokter memberikan bius lokal, sehingga dengan begitu bayi bisa menyusui setelah ia dilahirkan.

ASI atau air susu ibu bisa diberikan ketika masih berada di ruangan operasi, setelah perasi selesai dilakukan atau di ruang pemulihan. Anda bisa meminta bantuan orang di sekitar untuk mencari posisi yang nyaman. Anda harus tetap berhati-hati karena mungkin efek bius masih terasa.

Cara Menyusui Setelah Caesar

IMD atau Inisiasi menyusui Dini

Hal yang harus dilakukan setelah melakukan operasi caesar yaitu melakukan IMD atau Inisiasi menyusui dini. IMD dilakukan untuk merangsang bayi agar ia mencari ASI sang ibu. Biasanya setelah melahirkan caesar ASI belum keluar, sehingga diperlukan IMD untuk merangsangnya. IMD itu sendiri bisa dilakukan setelah melahirkan normal atau caesar. Namun, untuk ibu yang melahirkan dengan operasi caesar harus dipastikan terlebih dahulu keadaannya, karena biasanya ibu yang telah melahirkan caesar akan mengalami lemas atau pusing yang disebabkan karena obat bius yang digunakan saat operasi.

Berikan ASI dengan Cara Menyusui Setelah Caesar yang Tepat

Umumnya ibu yang telah menjalankan operasi caesar akan merasa kesulitan ketika hendak memberikan ASI atau menyusui buah hatinya, karena ibu belum bisa duduk dengan posisi yang sempurna. Ketika hendak memberikan ASI pada si kecil sebaiknya anda minta saran terlebih dahulu dari dokter akan posisi yang aman dan terbaik, baik untuk anda maupun untuk si kecil. Ketika menyusui anda bisa menyimpan alas berupa bantal bayi agar luka bekas operasi terlindungi. 4 hari setelah menjalankan operasi caesar anda bisa lebih leluasa dan bebas ketika menyusui si kecil dengan posisi yang aman dan nyaman.

Intensitas Menyusui

Bayi tidak mampu untuk menampung Air Susu Ibu dalam jumlah yang banyak karena lambungnya masih kecil dan belum sempurna, sehingga akibatnya bayi akan mudah merasa lapar. Akan tetapi, bayi baru lahir umumnya akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur. Oleh karena itu, anda disarankan untuk memberikan ASI dengan rutin agar ASI tetap lancar dan kebutuhan bayi tetap terpenuhi. Sebaiknya, anda jangan mengikuti pola tidur bayi ketika memberikan ASI dan jangan biarkan perutnya yang mungil kosong. Bayi yang lahir dengan proses melahirkan caesar umumnya membutuhkan waktu yang lebih lama agar ia bisa terbiasa dengan ASI.  Untuk menanganinya anda membutuhkan bantuan medis.

Perawatan Gabung

Setelah menjalankan operasi caesar anda bisa meminta untuk dirawat gabung bersama bayi agar proses pemberian ASI eksklusif menjadi lebih mudah. Namun, apabila hal ini tidak bisa dilakukan dengan alasan kesehatan, maka sebagai langkah alternatif anda bisa memompa ASI setiap 3 sampai 4 jam sekali dan berikan pada buah hati dengan menggunakan alat bantu.

Pemulihan kondisi setelah menjalankan operasi caesar memang cukup sulit, terlebih lagi ditambah dengan harus merawat sang bayi. Namun, anda jangan merasa khawatir karena dengan berjalannya waktu, kesabaran dan ketekunan serta adanya bantuan serta dukungan dari orang terdekat, proses menyusui si kecil bisa dilakukan dengan baik dan maksimal.

Demikian beberapa cara menyusui setelah caesar yang bisa anda lakukan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *