Cara Menyusui Bayi Dengan Puting Datar

Posted on

Meskipun memiliki puting datar anda tetap dapat menyusui buah hati tercinta. Untuk memudahkan, penting mengetahui cara menyusui bayi dengan puting datar.

Setelah bayi dilahirkan, seorang ibu tentu ingin segera menyusui bayinya. Namun, terkadang ibu mengalami hambatan dan tidak merasa percaya diri ketika menyusui bayi yang disebabkan karena puting payudara ibu datar atau masuk ke dalam. Kondisi fisik perempuan pada dasarnya berbeda-beda. Sehingga tidak mengherankan apabila bentuk tubuh atau puting payudara dari setiap perempuan berbeda-beda.

Beberapa ibu dengan puting datar atau terbalik mengalami kesulitan ketika menyusui bayinya. Dengan puting datar mulut bayi ketika menyusu tidak dapat menempel dengan tepat sehingga efeknya bayi kesulitan mendapatkan cukup ASI, sehingga akan membuat produksi ASI menjadi terhambat.
Ibu menyusui dengan puting datar sebenarnya dapat menyusui bayinya dengan normal. Untuk itulah, anda jangan merasa khawatir dan percaya pada salah satu mitos yang mengatakan bahwa wanita dengan puting datar tidak dapat menyusui bayinya.

Cara Menyusui Bayi Dengan Puting Datar

Cara Mengetahui Keadaan Puting Datar

Untuk mengetahui apakah puting anda datar atau tidak dapat dilakukan tes. Ketika sedang hamil anda dapat melakukan tes dengan mencubit perlahan dan sederhana. Caranya yaitu, tahan payudara atau pada tepi areola dengan menggunakan telunjuk atau ibu jari. Setelah itu, tekan dengan lembut dan pelan tapi tegas di sekitar belakang puting payudara.

Apabila setelah dilakukan tes tersebut puting payudara tidak tegak atau menonjol, maka puting anda masuk ke dalam kategori puting datar. Namun, jika menghilang atau terbalik berarti puting payudara anda benar-benar terbalik.

Apabila setelah dilakukan tes cubit puting anda tidak datar, menyusui bayi dapat dilakukan dengan baik tanpa adanya masalah saat menyusui.

Apakah Puting Datar Dapat Diatasi?

Puting datar dapat diatasi dengan melakukan teknik atau cara seperti berikut ini:

Menekan Areola

Sebelum anda memasukan puting ke dalam mulut bayi ketika menyusui, sebaiknya tekan terlebih dahulu puting areola. Cara memegang payudara yaitu dengan memposisikan ibu jari berada di atas, kemudian jari-jari yang lainnya berada di bawah. Setelah itu tekan dan tarik payudara anda ke arah dada. Cara seperti ini akan membantu membuat puting datar menjadi menonjol.

Merangsang Puting

Cara mengatasi puting payudara datar atau terbalik dengan teknik ini yaitu, pertama pegang puting payudara dan gulung menggunakan ibu jari telunjuk. Lakukan teknik itu selama 30 detik. Sebelum menyusui segera sentuh dengan menggunakan kain dingin. Selain itu, anda juga dapat memanfaatkan breastpad sekali pakai yang sudah disimpan di dalam freezer agar puting terangsang keluar.

Apabila anda tidak memiliki puting datar sebelumnya, namun puting tidak dapat menonjol karena efek malahirkan, maka anda dapat mengatasinya dengan memompa ASI lebih sering hingga puting menonjol dan dapat digunakan untuk menyusui bayi.

Anda juga dapat melakukan konsultasi dengan ahli laktasi mengenai masalah yang satu ini.

Cara Menyusui Bayi dengan Puting Datar

Beberapa hal penting perlu diperhatikan bagi ibu pemilik puting datar atau terbalik seperti berikut:

  • Selama kehamilan disarankan untuk tidak menarik puting sebagai upaya mengatasi puting datar, terlebih lagi saat trimester akhir. Menarik puting justru akan memicu kontraksi dini sehingga akan menyebabkan bayi lahir prematur.
  • Bayi menyusu dari areola bukan dari puting, sehingga keadaan puting datar jangan terlalu dikhawatirkan. Anda tetap dapat melakukan yang terbaik dalam menyusui bayi meskipun dengan bentuk puting seperti ini.
  • Pada saat kali pertama menyusui mungkin anda akan merasa sulit. Namun dengan pelekatan dan posisi yang tepat akan membantu menyusui bayi. Oleh karena itu, penting meminta bantuan dari ahli laktasi untuk menentukan posisi dan pelekatan yang tepat saat menyusui.
  • Penting melakukan inisiasi menyusui dini atau IMD, dengan inisiasi menyusui dini ini bayi akan melakukan pelekatan sendiri pada payudara ibunya.
  • Ketika menyusui anda dapat mencoba beberapa posisi mendekap bayi.
  • Ketika menyusui sebaiknya hindari menggunakan penyambung puting. Selain akan menyakiti puting payudara ibu, juga akan menghambat proses belajar bayi melakukan pelekatan yang tepat pada payudara ibunya.
  • Sebelum menyusui anda dapat mencoba merangsang puting atau membentuk payudara.

Tips Pelekatan yang Tepat

  • Bentuk puting sebenarnya tidak menentukan bisa atau tidak bisa menyusui bayi. Pelekatan yang benar dan tepat saat menyusui bukanlah menghisap bagian puting payudara ibu, melainkan menghisap ASI pada sekitar areola. Berikut ini tips pelekatan yang tepat saat menyusui.
  • Ketika menyusu anda harus memastikan jika dagu bayi menempel pada payudara anda.
  • Bagian payudara yang masuk ke dalam mulut bayi sebagian besar harus areola, bukan hanya puting. Bagian areola yang berada di bawah mulut bayi harus lebih sedikit dibandingkan dengan areola yang berada di atas.
  • Bibir bayi, baik bibir bagian atas atau bibir bagian bawah terputar ke arah luar, serta tidak terlipat ke dalam.
  • Mulut bayi harus terbuka lebar dan menempel pada payudara ibu dengan baik.
  • Apabila teknik pelekatan mulut bayi dengan payudara ibu dilakukan dengan tepat, akan membuat ibu dan bayi merasa nyaman yang akan membuat proses menyusui menjadi lancar.

Ibu dengan puting datar jika belum menemukan posisi menyusui yang tepat, dapat segera melakukan konsultasi dengan ahli laktasi. Jangan biarkan keadaan ini terlalu lama karena akan mempengaruhi produksi ASI dan kebutuhan ASI bayi.

[related_post_ads themes="flat"]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *