Home » Makanan Bayi » Cara Meningkatkan Nafsu Makan Bayi dengan Pola Makan Tepat

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Bayi dengan Pola Makan Tepat

Kerap kali ibu terkendala ketika memberi makan bayinya, dimana nafsu makan bayi menurun. Penting meningkatkan nafsu makan bayi agar asupan nutrisi dan gizi tetap terpenuhi, dimana salah satu caranya yaitu dengan menerapkan pola makan yang tepat.

Ketika sudah tiba waktunya bayi diberi makanan padat atau makanan pendamping ASI, orang tua biasanya akan sangat antusias dalam menyambut momen tersebut. Pemberian makan pada bayi menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh orang tua, khususnya ibu. Karena pada waktu itu ibu dapat memperkenalkan makanan selain ASI kepada buah hatinya.

Akan tetapi, setelah beberapa lama bayi terbiasa dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI yang dikonsumsinya, kendala muncul dan membuat ibu khawatir. Dimana bayi kerap kali menolak makan yang diberikan oleh ibunya, bahkan seringkali ia hanya memainkan makanannya saja. Bahkan bayi menolak makanan pendamping ASI dan memilih ASI sebagai asupan pertamanya.

Meningkatkan nafsu makan bayi

Keadaan seperti ini biasanya disebabkan karena nafsu makan bayi yang mulai menurun. Ketika usia bayi menginjak 6 bulan, ia tidak hanya membutuhkan ASI saja untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dan gizi hariannya. Makanan pendamping ASI atau MPASI dibutuhkan untuk melengkapi kebutuhan gizi dan nutrisinya sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian ASI itu sendiri pada bayi yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI biasanya disesuaikan berdasarkan keinginan bayi. Pasalnya, kandungan nutrisi dan gizi pada ASI saat ini sudah dibantu dengan adanya makanan pendamping ASI.

Makanan pendamping ASI (MPASI) memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang bayi, terlebih lagi dalam memberikan gizi dan energi yang dibutuhkan oleh bayi. Selain itu dapat membantu bayi untuk beradaptasi dengan makanan lainnya yang sehat dan terkandung energi tinggi di dalamnya. Dengan pemberian makanan padat pada bayi dapat membantu dalam meningkatkan dan mengembangkan kemampuan makannya seperti mengunyah dan lain sebagainya.

Penolakan sering kali dialami oleh ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI untuk buah hati tercintanya. Menurun atau kurangnya nafsu makan pada bayi menjadi salah satu masalah yang membuat ibu harus memutar otak untuk mensiasatinya. Keadaan menurunnya nafsu makan bisa menimpa siapa saja termasuk bayi, khususnya bayi yang baru pulih dari keadaan sakit.

Berikut ini langkah yang bisa anda lakukan sebagai cara meningkatkan nafsu makan bayi.

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Bayi

Membuat variasi pada makanan bayi

Ketika pertama memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI, anda bisa membuat variasi makanan untuk bayi sehingga ia mampu mengenal rasa. Untuk menambah rasa pada makanan bayi sebaiknya hindari menggunakan garam dan gula yang terlalu berlebihan. Dalam mengenalkan rasa, anda bisa mendapatkannya dari buah, sayur, atau lauk pauk yang berbeda.

Membuat jadwal makan

Ketika awal pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) anda bisa membuat jadwal dalam memberikan makanan seperti halnya bubur buah, bubur saring, bubur beras. Anda dapat mengatur tekstur makanan secara bertahap, dari makanan yang lembek hingga makanan yang lebih kental atau padat. Pada saat bayi anda menolak bubur saring yang diberikan ketika usianya 6 bulan, maka hindari terlebih dahulu memberikan tim. Yang harus anda lakukan yaitu menambahkan rasa yang dihasilkan dari aneka ragam makanan.

Kenalkan sayuran terlebih dahulu

Dalam memberikan variasi makanan untuk bayi sebaiknya anda kenalkan terlebih dahulu sayuran yang lebih dominan. Pasalnya, pemberian buah-buahan yang memiliki cita rasa manis mudah diterima oleh bayi. Apabila memungkinkan anda bisa memilih bahan makanan dari sayuran segar, terlebih lagi sayuran organik.

Cemilan sehat

Cemilan sehat bisa menjadi solusi untuk mensiasati bayi yang susah makan. Anda bisa mengolah sandiri cemilan sehat di rumah sehingga komposisi bahan dan kehigenisannya bisa terkontrol. Beberapa jenis bahan yang bisa anda gunakan untuk membuat cemilan sehat di antaranya yaitu buah, sayur, keju dan yogurth. Meskipun bayi anda makan dalam porsi yang sedikit, akan tetapi kebutuhan nutrisinya tetap tercukupi. Jika terpaksa anda harus memberikan cemilan kemasan, yang harus anda lakukan yaitu lebih teliti dalam memilihnya.

Buat suasana makan menjadi menyenangkan

Agar bayi anda senang dan nafsu makannya meningkat, maka anda bisa menciptakan suasana makan yang menyenangkan. Anda bisa mengajak si kecil makan bersama keluarga lainnya atau anda bisa mengikutsertakannya dalam menyusun menu makan. Sangat tidak disarankan untuk memberikan menu makanan yang sama pada anak ketika sarapan, makan siang dan makan malam. Jika ini dilakukan maka kemungkinan besar si kecil akan mudah merasa bosan. Ada baiknya apabila anda mengimbangi makanannya dengan menu makanan yang bervariasi.

Berikan makanan dalam porsi yang sewajarnya

Ketika memberikan makanan pada si kecil, maka sebaiknya anda memberikan makanan dalam porsi yang sewajarnya saja. Ini dilakukan agar si kecil lebih mudah dalam mengunyah dan menelan makanan. Apabila langsung dihadapkan pada porsi besar kemungkinan ia akan malas makan. Terlebih lagi untuk bayi yang keadaannya sedang sakit seperti demam, batuk, pilek dan lain sebagainya.

Demikian beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan bayi dengan mengatur pola makannya. Yang harus anda ingat yaitu berikan makanan padat atau makanan pendamping ASI ketika usia bayi menginjak 6 bulan. Karena dari usia 0 – 6 bulan ASI sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya.