Home » Perawatan Bayi » Cara Mengganti Popok Bayi yang Benar

Cara Mengganti Popok Bayi yang Benar

Cara mengganti popok bayi – Periksa secara rutin popok bayi anda untuk memastikan keadaannya tetap kering. Segera ganti popok jika sudah basah atau si kecil buang air besar. Meskipun terkesan mudah, akan tetapi ada cara ketika anda mengganti popok bayi.

Mengganti popok bayi merupakan kegiatan yang sederhana. Namun, tidak untuk semua orang. Pasalnya, sebagian orang merasa mengganti popok bayi merupakan pekerjaan yang tidak mudah dilakukan. Saat ini sudah tersedia popok praktis sekali pakai. Namun, tidak semua orang tua merasa nyaman ketika mengganti popok bayi mereka.

Kesulitan akan semakin bertambah pada saat si kecil tidak mau diam, rewel, menangis dan menunjukan keadaan tidak nyaman lainnya saat akan diganti popok. Keadaan ini kerap kali membuat para orang tua pusing dan bertanya-tanya seperti apa cara mengganti popok bayi yang baik dan benar agar pekerjaan ini terasa mudah?

Cara Mengganti Popok Bayi

Tingkah laku si kecil yang tidak mau diam saat diganti popok akan membuat kotoran yang terdapat pada popok kemana-mana. Dan hal ini akan memungkinkan terjadinya penyebaran bakteri yang terdapat pada kotorannya. Oleh karena itu, cara mengganti popok bayi yang baik dan benar harus dilakukan dengan tepat. Berikut ini cara mengganti popok bayi yang bisa anda simak.

Cara Mengganti Popok Bayi

Mengganti popok bayi harus dilakukan dengan rutin sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari. Hal ini dilakukan agar bayi tidak terkena masalah kulit seperti ruam popok. Agar kulit bayi tetap dalam keadaan kering, sebaiknya anda periksa keadaan popok bayi secara berkala.

Cara Membersihkan Kotoran Bayi

 

  • Persiapan

Sebelum mengganti popok bayi anda harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Persiapan yang dimaksud yaitu menyiapkan semua alat-alat yang dibutuhkan selama proses mengganti popok. Adapun yang harus anda siapkan seperti matras, popok, baskom yang sudah diisi air hangat, kapas, tisu basah, keranjang, handuk, pakaian bersih dan krim anti ruam jika si kecil memiliki jenis kulit sensitif. Letakan semua itu di dekat anda agar lebih mudah untuk dijangkau.

  • Proses membersihkan

  1. Letakan bayi di atas permukaan datar. Letakan bayi dengan posisi telentang di atas permukaan datar yang sudah dilapisi dengan matras. Kemudian, lepaskan celana bayi anda secara perlahan. Gulung baju bagian atasnya agar tidak terkena kotoran sehingga anda tidak perlu menggantinya. Namun, jika baju terkena kotoran segeralah lepaskan dari tubuh bayi anda dan letakan dalam keranjang. Lepaskan popok bayi anda dari mulai perekat atau ikatan popok. Lipat ke arah belakang hingga terlepas dengan sendiri. Dengan demikian, kotoran yang terdapat pada popok tidak akan mengenai kain lainnya.
  2. Segera bersihkan kotoran jika mengenai tubuh bayi. Apabila kotoran si kecil mengenai bagian tubuhnya, segera bersihkan kotoran tersebut dengan menggunakan popok bagian dalam depan.
  3. Kemudian, pergelangan kaki si kecil pegang dengan menggunakan satu tangan. Angkat bokongnya dan gulung popok dari depan ke arah belekang. Gunakan tali yang berada di pinggang atau perekat popok untuk menutup popok yang digulung tersebut. Segera letakan popok kotor tersebut dari tempat yang tidak mudah dijangkau oleh bayi anda. Apabila si kecil selesai buang air besar, anda harus tetap menjaga posisi kaki untuk tetap terangkat. Hal ini dilakukan agar bagian bokong bisa terlihat dan membersihkan sisa kotoran yang berada di sekitarnya. Ketika membersihkan kotoran bayi, usahakan untuk mengganti kapas maupun tisu basah sesering mungkin.
  4. Letakan kedua kaki bayi. Jika sudah, anda bisa langsung meletakan kembali kedua kakinya. Lanjutkan dengan membersihkan bagian alat kelamin dengan menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan menggunakan air hangat. Untuk memastikan apakah selangkangan dan bagian dalam kaki bayi sudah bersih, anda bisa menggerakannya ke samping kiri dan kanan.
  5. Gunakan krim. Jika kulit bayi anda termasuk jenis kulit sensitif, anda bisa menggunakan krim untuk meminimalisir terjadinya ruam popok. Namun, krim yang digunakan sebaiknya resep dari dokter. Jika kulit bayi anda baik-baik saja, maka anda tidak perlu memakaikan krim.

Cara Memakaikan Popok

  1. Sebelum anda memakaikan popok baru, sebaiknya keringkan terlebih dahulu dengan menggunakan handuk bersih dan tunggu sekitar dua menit.
  2. Setelah dikeringkan anda bisa langsung memakaikan si kecil popok. Caranya, pegang kedua pergelangan kaki si kecil. Lalu arahkan ke atas sampai bokong si kecil terangkat. Letakan setengah bagian belakang popok yang akan digunakan tepat di bawah pinggang bagian belakang si kecil. Jika sudah, letakan kembali kedua kakinya. Tarik setengah popok bagian depan, tarik popok bagian depan tersebut ke atas hingga mencapai perut. Selanjutnya, rekatkan atau ikat pada kedua sisinya.
  3. Setelah selesai memakaikan popok, periksa kembali perekat atau ikatan popok. Hindari mengikat atau merekatkan popok terlalu kencang maupun terlalu longgar. Cara memeriksanya cukup mudah, masukan jari telunjuk dan jari tengah, posisikan di antara popok dan perut bayi anda. Apabila jari anda pas, maka tandanya popok sudah pas di tubuh bayi anda.
  4. Jika proses mengganti popok sudah selesai dilakukan, segera tempatkan bayi anda di tempat yang aman. Kemudian, bereskan semua perlengkapan yang tadi anda siapkan. Segera cuci popok bayi anda yang kotor dengan menggunakan sabun, jangan biarkan terlalu lama

Selain memperhatikan cara mengganti popok bayi, anda juga harus memperhatikan tips memilih popok bayi yang aman dan nyaman untuk si kecil.