Home » Penyakit Bayi » Kenali Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Kenali Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Apabila bayi anda menangis ketika diberi ASI, menolak disusui dan nafsu makannya bekurang, itu bisa jadi karena ia mengalami sariawan pada mulutnya. Meskipun umumnya sariawan akan sembuh dengan sendirinya, tetapi jika dibiarkan sariawan akan membuat tidak nyaman si kecil dan menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Untuk itu, cara mengatasi sariawan pada bayi harus anda ketahui dan dilakukan dengan tepat.

Sariawan atau dalam istilah kedokteran disebut dengan stomatitis aphtosa merupakan keadaan dimana terdapat gangguan pada mulut berupa terbentuknya permukaan cekung berwarna putih atau kekuningan, biasanya akan menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman. Sariawan merupakan gangguan yang bisa menimpa dan menyerang siapa saja. Selain orang dewasa, bayi pun bisa mengalaminya.
Ketika bayi mengalami sariawan ia akan cenderung menolak ASI atau makanan lainnya yang diberikan oleh sang ibu. Sariawan pada bayi itu sendiri bisa muncul pada bagian-bagian mulut tertentu, seperti langit-langit, pipi atau gusinya.

Mengetahui dari awal apakah bayi terserang sariawan atau tidak pada dasarnya cukup sulit dilakukan. Akan tetapi apabila bayi anda menangis ketika ia diberikan ASI, keadaan ini bisa menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada mulutnya. Untuk mengetahui lebih pasti, anda bisa menggunakan bantuan cahaya untuk mendeteksi sariawan pada bayi anda. Selain itu, anda bisa melihat adanya perubahan pada lidah si kecil. Jika terdapat bagian putih pada lidah selain residu susu atau adanya bagian merah pada mulutnya itu berarti si kecil sariawan.

Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Sariawan yang dialami oleh bayi akan mengganggu sistem pencernaannya sehingga ruam popok pada bayi pun akan terjadi. Karena terbatasnya asupan pada bayi, terkadang membuat anda bingung dalam mencari cara untuk mengatasi sariawan pada bayi. Dalam keadaan ini anda dianjurkan untuk lebih teliti. Pasalnya, sensitifitas bayi dengan balita atau orang dewasa tidak bisa disamakan.
Sariawan yang dialami oleh bayi bisa terjadi karena beberapa penyebab. Berikut ini penyebab sariawan pada bayi yang harus anda ketahui.

Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Penyebab Sariawan Pada Bayi

Sebenarnya sariawan jarang dialami oleh bayi, terutama bayi berusia di bawah 10 bulan. Namun meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bayi di bawah 10 bulan mengalaminya. Meskipun penyebab sariawan pada bayi belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa hal yang menjadi penyebab dan pemicu terjadinya masalah sariawan pada bayi seperti berikut ini.

  • Bayi alergi terhadap makanan tertentu.
  • Mengalami trauma pada mulutnya. Trauma pada mulut bisa saja terjadi karena bayi anda tidak sengaja menggigit lidahnya atau bibirnya. Yang mana bekas gigitan tersebut bisa berubah menjadi sariawan.
  • Kelebihan mengkonsumsi buah-buahan bercita rasa asam.
  • Terinfeksi oleh virus.
  • Kekurangan vitamin seperti zinc, folat dan B12.
  • Memiliki riwayat keturunan.

Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Sebenarnya sariawan dapat hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu. Namun, demi kenyamanan si kecil jangan biarkan sariawan tetap mengganggu dalam mulutnya. Segera atasi sariawan apabila terdapat gejala yang menunjukan bahwa bayi anda mengalami sariawan.

Berikut ini cara mengatasi sariawan pada bayi yang baik dan benar yang bisa anda lakukan.

  • Perhatikan Konsumsi Ibu Menyusui. Manfaat ASI eksklusif sungguh menakjubkan. Nutrisi yang terkandung dalam ASI dapat membantu mengobati sariawan yang dialami oleh bayi anda. Jika bayi anda mengalami sariawan, maka cara terbaik dan termudah yang bisa anda lakukan yaitu memperhatikan asupan atau pola makan anda sendiri sebagai seorang ibu yang menghasilkan ASI untuk si kecil.
  • Disarankan setiap ibu untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan probiotik seperti yogurt. Untuk konsumsi suplemen probiotik anda bisa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Makanan tersebut dapat membantu anda dalam menjaga keseimbangan tubuh, sehingga dengan begitu dapat meminimalisir perkembangan jamur candida. Selain itu, pola makan pun perlu diperhatikan. Sebisa mungkin hindarilah makanan yang dapat memicu perkembangan jamur candida seperti makanan yang mengandung gula tinggi. Kandungan bawang putih bisa anda manfaatkan untuk mengobati sariawan pada bayi. Anda bisa mengkonsumsi bawang putih yang diolah dengan makanan tertentu.
  • Berikan makanan bersuhu dingin dan bertekstur lembut. Karena rasa dingin akan membantu meringankan sakit karena sariawan.
  • Sinar matahari dapat dimanfaatkan untuk menghindari sariawan pada bayi. Anda bisa mencegah sariawan pada bayi dengan mengajaknya berjemur ketika pagi hari karena jamur penyebab seriawa akan berkembang pada tempat yang gelap dan lembab. Pastikan juga jika kamar bayi anda mendapatkan sinar matahari yang cukup dan sirkulasi udaranya lancar.
  • Jika sariawan yang dialami oleh bayi anda semakin parah atau bahkan bayi anda kehilagan nafsu makan, demam, getah bening membengkak, atau terdapat ruam pada kulitnya, anda bisa membawanya pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan terbaik. Ketika itu dokter mungkin akan meresepkan obat yang mampu meredakan rasa nyeri.
  • Selama si kecil sariawan, sebaiknya hindari memberikan makanan yang bercita rasa asam atau terlalu panas. Makanan tersebut hanya akan membuat sariawan menjadi bertambah perih.
  • Anda bisa mencegah sariawan pada si kecil dengan selalu menjaga kebersihan mulutnya.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi sariawan pada bayi. Semoga bermanfaat.