Home » ASI (Air Susu Ibu) » Cara Mengatasi Mastitis Pada Ibu Menyusui

Cara Mengatasi Mastitis Pada Ibu Menyusui

Mastitis pada ibu menyusui merupakan keadaan yang wajar. Meskipun begitu, penyakit ini akan menghambat proses pemberian ASI atau menyusui, yang mana akibatnya bayi tidak akan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Karena seperti itu, penting mengetahui cara mengatasi mastitis pada ibu menyusui.

Anak merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan, karena seperti itu orang tua akan selalu memberikan semua yang terbaik untuk buah hati tercintanya. Merawat bayi akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, tidak terkecuali pemberian ASI untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi.

ASI merupakan makanan utama dan pertama bayi. Pemberian ASI wajib dilakukan hingga bayi berusia minimal 6 bulan. ASI eksklusif memiliki banyak manfaat, baik untuk bayi maupun untuk ibu menyusui. Pemberian ASI eksklusif membantu bayi untuk mendapatkan antibodi alami yang berguna untuk mencegah infeksi. Tidak hanya itu, ASI sangat membantu sistem pencernaan bayi yang masih belum sempurna, dimana bayi bisa dengan mudah beradaptasi dengan komposisi ASI.

Mengatasi mastitis pada ibu menyusui

Akan tetapi, terkadang pemberian ASI terhambat oleh beberapa kendala yang disebabkan karena kondisi ibu menyusui. Beberapa kendala sering kali menghampiri ibu menyusui dalam proses menyusui buah hatinya, dimana salah satunya yaitu mastitis. Beberapa ibu menyusui yang mengalami mastitis akan merasa kesulitan ketika memberikan ASI untuk bayinya.

Mastitis itu sendiri merupakan masalah dimana payudara ibu menyusui meradang yang disebabkan karena infeksi. Ibu menyusui yang menderita mastitis akan mengalami pembengkakan pada payudaranya. Pembengkakan tersebut disertai dengan rasa sakit. Selain itu, payudara ibu akan mengalami perubahan warna, suhunya pun akan mengalami peningkatan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan biasanya. Apabila kondisinya sudah parah, biasanya ibu menyusui akan mengalami demam atau menggigil.

Peradangan yang terjadi pada payudara tersebut tentunya akan mengganggu peroses menyusui bayi. Asupan nutrisi yang seharusnya didapatkan oleh bayi dari ASI akan terhambat, sehingga tumbuh kembang bayi pun akan mengalami kendala.

Dalam beberapa kasus biasanya mastitis pada ibu menyusui akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi meskipun begitu masalah menyusui yang satu ini perlu diatasi dengan segara. Jika tidak, keadaan ini akan berpengaruh pada bayi. Selain itu, penyakit mastitis yang didiamkan cenderung akan menyebabkan komplikasi.

Mengatasi Mastitis Pada Ibu Menyusui

Mengatasi mastitis pada ibu menyusui penting dilakukan segera. Beberapa langkah pengobatan bisa dilakukan untuk mengatasi mastitis pada ibu menyusui. Akan tetapi, sebelum mengetahui cara mengatasi mastitis pada ibu menyusui, penting untuk mengenal penyebab dan gejalanya.

Penyebab Mastitis Pada Ibu Menyusui

Mastitis itu sendiri disebabkan karena ASI atau air susu ibu terjebak pada saluran susu, sehingga keadaan ini menyebabkan terjadinya iritasi pada jaringan di sekitar, serta memicu terjadinya pembengkakan dan timbulnya rasa sakit.

Penyebab lainnya yaitu karena bakteri yang terdapat pada jaringan payudara ibu. Dimana bakteri penyebab mastitis ini bisa masuk ke dalam payudara ibu melalui saluran susu ibu, atau masuk melalui puting payudara, dimana puting payudara ibu menyusui mengalami pecah-pecah. Keadaan ini umumnya lebih sering dialami oleh wanita menyusui. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan wanita di luar periode menyusui mengalami penyakit ini.

Faktor lain yang menyebabkan mastitis pada ibu menyusui yaitu karena adanya penumpukan air susu pada payudara. Keadaan ini disebabkan karena posisi menyusui yang tidak tepat atau proses menyapih bayi yang dilakukan terlalu dini.

Adapun faktor yang menyebabkan mastitis di antaranya seperti berikut ini:

  • Proses menyusui yang tidak teratur, atau tidak menyusui setelah bayi dilahirkan.
  • Sebelumnya pernah mengalami mastitis atau mengalami abrasi, yakni keadaan dimana bagian puting retak.
  • Mengalami tekanan payudara. Dimana keadaan ini dipicu karena posisi tidur yang tidak tepat, menyusui yang terlalu kuat, melakukan olahraga tidak menggunakan bra dan bayi tidur di payudara ibu.
  • Adanya infeksi jamur pada payudara.
  • Ibu menyusui mengalami diabetes melitus, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan jenis tertentu dan lain sebagainya.

Gejala Mastitis Pada Ibu Menyusui

Mastitis yang terjadi pada masa menyusui bisa menyerang hanya satu payudara saja. Gejala yang muncul karena penyakit ini bisa saja tiba-tiba. Dimana ibu yang mengalami mastitis biasanya mengalami memar kemerahan pada payudara, sering merasa gatal di area payudara, ketika menyusui payudara terasa perih, payudara sering terasa nyeri, adanya benjolan pada payudara yang sangat menyakitkan. Apabila mastitis terjadi pada satu payudara, maka ukuran payudara yang satu akan lebih besar dibandingkan denga payudara lainnya yang terjadi karena adanya pembengkakan. Selain itu, ibu biasanya akan mudah merasa lelah, adanya pembesaran kelenjar getah bening di sekitar ketiak, bahkan dalam kasus parah puting ibu menyusui akan bernanah.

Ibu menyusui mungkin akan mengalami gejala seperti flu sebelum akhirnya menyadari bahwa terjadi perubahan pada payudara. Jika anda mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas, maka sebaiknya segera konsultasi pada dokter untuk mengetahui cara mengatasi yang tepat sehingga terjadinya komplikasi karena mastitis bisa dicegah lebih dini.

Mengatasi Mastitis Pada Ibu Menyusui

Perawatan yang dilakukan sebegai langkah pengobatan untuk penderita mastitis yaitu dengan menghilangkan sumbatan yang terjadi pada saluran susu. Metode ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Meskipun payudara mengalami mastitis, tetapi pemberian ASI pada payudara tersebut harus tetap dilakukan. Justru menghentikan menyusui pada payudara yang terkena mastitis akan semakin memperburuk keadaan.

Untuk mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan bisa dilakukan dengan mengompres menggunakan es pada area payudara yang terkena mastitis. Memperbanyak mengkonsumsi cairan dan istirahat sangat dianjurkan. Untuk mencari tahu cara mengatasi mastitis yang aman baik untuk ibu menyusui maupun bayi bisa berkonsultasi dengan dokter.

Dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik yang berfungsi untuk mengatasi mastitis, mengurangi resiko terjadinya komplikasi yang serius.

Cara Mencegah Mastitis Pada Ibu Menyusui

Mastitis bisa dicegah dengan langkah-langkah seperti berikut ini:

  1. Pemberian ASI harus dilakukan sesering mungkin sesuai dengan kebutuhan bayi anda. Apabila anda merasa payudara penuh, maka anda bisa mengeluarkan ASI tersebut baik dengan cara menyusui langsung pada bayi atau menggunakan metode perah.
  2. Hindari membersihkan payudara atau puting menggunakan sabun setelah selesai menyusui. Cara terbaik yang bisa anda lakukan untuk membersihkan payudara setelah menyusui yaitu dengan menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan air matang. Agar tidak lembab, anda bisa mengeringkannya dengan menggunakan handuk lembut.
  3. Hindari memilih bra yang dapat menekan payudara. Sebaiknya gunakan bra dengan bahan yang mampu menyerap keringat. Untuk menghindari keringat dan infeksi, anda bisa mengganti bra lebih sering.
  4. Meskipun mastitis pada ibu menyusui dianggap sebagai keadaan yang wajar. Akan tetapi tidak ada salahnya jika anda waspada terhadap penyakit yang satu ini. Penting mengenali penyebab, gejala, cara mengatasi mastitis pada ibu menyusui serta pencegahannya.