Home » Perlengkapan Bayi » Cara Memilih Obat Nyamuk yang Aman Untuk Bayi

Cara Memilih Obat Nyamuk yang Aman Untuk Bayi

Cara Memilih Obat Nyamuk yang Aman Untuk Bayi – Bayi yang digigit nyamuk tentu akan memuat kulitnya memerah dan merasakan kondisi yang tidak nyaman. Salah satu tindakan pencegahan terhadap kondisi ini adalah menggunakan obat nyamuk. Akan tetapi, penggunaan obat nyamuk pada bayi tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Simak beberapa hal dibawah ini sewaktu memilih obat nyamuk untuk bayi.

Bayi yang masih begitu kecil umumnya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan tidur. Selain bermain dan berinteraksi, tidur adalah salah satu kegiatan yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Tidur memberikan kesempatan untuk tubuh bayi dapat mengembangkan kemampuannya dengan lebih baik. Sehingga demikian, waktu ini dianggap sebagai masa yang penting untuk mendukung tumbuh kembangnya dengan baik.

Senang rasanya dapat melihat si kecil beristirahat dan lelap tertidur. Sayangnya, gangguan dan masalah kerap kali menghampiri dan merusak waktu istirahatnya. Ada banyak hal yang membuat si kecil tidak mendapatkan waktu tidur yang berkulitas. Salah satunya adalah gigitan nyamuk yang mengganggu. Suara dengungan nyamuk yang menghampiri si kecil dan menggingit pori-porinya membuatnya terganggu. Pada akhirnya, si kecil atau terbangun dengan bintik merah yang timbul pada bagian tubuh yang tergigit.

Tidak tega rasanya melihat si kecil kepayahan menahan rasa gatal yang tidak menyenangkan. Belum lagi, bintik yang timbul pada kulitnya akan membuatnya semakin mengkhawatirkan. Si kecil yang digigit nyamuk umumnya akan membuat ia terus-terusan menggaruk kulitnya. Hal inilah yang kemudian membuat si kecil kesulitan mendapatkan tiduryang berkualitas.

Nah, adapun untuk mengatasi kondisi ini biasanya obat nyamuk menjadi pilihan untuk mencegah si kecil dari gigitan nyamuk yang menjengkelkan. Akan tetapi, penggunaan obat nyamuk untuk bayi sebenarnya tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Anda mungkin bisa dengan bebas memilih salah satu jenis obat nyamuk untuk diaplikasikan pada kulit atau disemprot kedalam ruangan. Akan tetapi, ketika ada bayi dirumah, hal ini tidak dapat dilakukan dengan begitu saja.

Cara Memilih Obat Nyamuk yang Aman Untuk Bayi

Cara Memilih Obat Nyamuk yang Aman Untuk Bayi

Mengaplikasikan obat nyamuk pada bayi adalah hal yang tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Hal ini dikarenakan terdapat bahan aktif dan dosis tertentu pada obat nyamuk yang disinyalir tidak aman dioleskan pada kulit bayi.

Bahan aktif yang kerap digunakan pada obat nyamuk, yakni DEET adalah bahan atau senyawa yang dinilai paling efektif dalam melawan nyamuk. Sayangnya, untuk bayi berusia 2 bulan ke bawah, penggunaan bahan ini akan dapat berbahaya. Sehingga obat nyamuk dengan kandungan DEET tidak diperkenankan diberikan pada bayi usia dibawah 2 bulan.

Zat aktif lainnya yang tidak diperkenankan digunakan pada bayi dengan usia tersebut, diantaranya adalah kandungan picaridin. Hal ini dikarenakan obat yang satu ini memiliki efek yang sama dengan DEET. Sementara itu, bahan lainnya yang dilarang adalah minyak lemon eukaliptus. Khusus obat nyamuk dengan kandungan minyak lemon eukaliptus anda baru boleh mengoleskannya pada kulit bayi saat mereka berusia 3 tahun ke atas.

Sementara itu, mengenai masalah dosis sebaiknya jangan pilih obat nyamuk dengan kandungan DEET sebanyak 30% atau lebih. Takaran tersebut bukanlah ukuran yang direkomendasikan diberikan pada buah hati. Lagi pula, tinggi rendahnya zat aktif pada obat nyamuk tidak ada kaitannya dengan efektif atau tidaknya bahan tersebut menangkal nyamuk.

Untuk itu, sebaiknya jadilah orangtua yang binyak dan perhatikan dengan baik pemilihan obat nyamuk yang akan diberikan pada buah hati anda. Jangan sampai yang tadinya berniat untuk mengobati malah berdampak dengan timbulnya masalah.
Nah, untuk membantu anda menentukan pilihan yang baik terhadap penggunaan obat nyamuk untuk bayi. Berikut ini kami jelaskan cara memilih obat nyamuk yang aman untuk bayi. Dengan begini diharapkan penanganan masalah gigitan nyamuk pada bayi dapat bekerja dengan efektif dan aman.

Tips Mengaplikasikan Obat Nyamuk Pada Bayi

Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa penggunaan obat nyamuk pada bayi tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Oleh karenanya, ibu perlu lebih kritis menghadapi permasalahan yang satu ini. Jangan termakan omongan iklan atau saran dari oranglain yang belum tentu aman. Alangkah lebih baik mengetahui dengan pasti cara aman memilih obat nyamuk dengan alasan medis yang jelas. Berikut ini adalah beberapa cara mengaplikasikan obat nyamuk pada bayi dengan aman.

Perhatikan Beberapa Area Tertentu

Apabila anda sudah memperhatikan segala halnya dan hendak mengaplikasikan obat nyamuk pada kulit bayi maka perhatikan hal penting ini. Obat untuk mengatasi nyamuk mungkin akan dioleskan pada bagian kulit dan bahkan seluruhnya pada tubuh bayi. Akan tetapi, sebaiknya tidak mengoleskan obat nyamuk pada bagian mulut dan sekitaran mata. Sebab hal ini akan sangat berbahaya.

Mengoleskan obat nyamuk pada bagian mulut akan mungkin termakan oleh si kecil. Kondisi ini tentu akan membuat zat kimia dalam obat nyamuk masuk dalam tubuh si kecil. Untuk itu, cukup oleskan obat nyamuk pada bagian terbuka saja. Seperti tangan dan kakinya, selebihnya, bagian lain tentu tertutup dengan baju da celananya.

Apalagi bila memungkinkan, selimuti tubuh bayi untuk menghindari gigitan nyamuk daripada mengolesinya menggunakan obat nyamuk.

Gunakan Obat Nyamuk Secukupnya

Jangan karena anda khawatir si kecil digigit nyamuk, lantas mengaplikasikan obat nyamuk dengan banyak dan berlebihan. Hal ini tentu saja bukan tindakan yang bijak. Alangkah lebih baik jika anda mengaplikasikan obat yang satu ini dengan cukup saja. Terutama pada bagian telinga. Cukup oleskan tips saja dan merata.

Hindari Mengoleskan Obat Nyamuk Pada Bagian Infeksi

Tidak diperkenankan untuk anda mengoleskan atau mengaplikasikan obat nyamuk pada bagian infeksi pada kulit bayi. Hal ini tentu akan membuat zat kimia pada obat nyamuk memperparah infeksi. Akibatnya, kulit yang terkena infeksi akan terasa panas dan perih. Kondisi seperti ini tentu akan membuat si kecil merasa kesakitan dan tidak nyaman.

Untuk itu, perhatikan kembali kondisi kulit si kecil. Sebaiknya, jangan oleskan secara keseluruhan dalam waktu yang sama. Akan lebih baik jika anda mencoba pada bagian tertentu dan menunggu sementara. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui bila terdapat alergi pada kulit si kecil terhadap obat semacam ini.

Hentikan Pemakaian Bila Terjadi Iritasi

Tidak semua kulit bayi cocok dengan aneka ragam krim atau lotion, termasuk dengan obat nyamuk. Dengan demikian, sebaiknya anda tidak mengoleskan secara bertubi-tubi obat nyamuk tanpa mengetahui reaksi yang ditimbulkan dari kulit si kecil. Dengan demikian, perhatikan sementara kondisi kulit si kecil setelah diberikan dengan obat nyamuk. Bila terjadi reaksi iritasi maka segera hentikan pemakaian dan berkonsultasilah dengan dokter.

Itulah dia beberapa cara memilih obat nyamuk yang aman untuk bayi. Semoga artikel ini memberikan manfaat dan membuat anda lebih waspada dalam hal memilih obat yang satu ini untuk mengatasi gigitan nyamuk pada bayi.