Home » Bayi Baru Lahir » Bolehkah Membawa Bayi Baru Lahir Ke Luar Rumah?

Bolehkah Membawa Bayi Baru Lahir Ke Luar Rumah?

Bolehkah Membawa Bayi Baru Lahir Ke Luar Rumah? – Bayi baru lahir terlihat begitu rapuh. Hal inilah yang seringkali menimbulkan kekhawatiran pada sebagian besar ibu untuk membawa serta buah hatinya ke luar rumah.

Penantian memiliki buah hati kini sudah dicapai dengan baik. Perjuangan sejak masa kehamilan hingga dengan proses persalinan pada akhirnya membuahkan malaikat kecil yang mungil. Rasa senang dan gembira akan tentu saja tergambar dalam wajah ayah dan ibu. Untuk pertama kalinya, kini anda bisa menimang dan merasakan pengalaman baru memeluk si kecil dalam dada anda. Sang suami pun kini lebih terlihat senang berada dirumah. Yang diinginkannya pada saat pulang bekerja adalah kehadiran buah cintanya. Tentu saja hal ini membuat kebahagiaan anda bersama dengan pasangan menjadi semakin lengkap.

Hadirnya si buah hati dalam kehidupan anda, tak jarang membuat anda tak sabar ingin memperkenalkan mereka pada dunia. Meski si kecil masih begitu mungil, rasanya sudah gemas ingin membawanya ke luar rumah dan memperkenalkan ia pada keluarga besar. Tak jarang, sanak saudara yang berada jauh dari rumah anda mulai mengirimi pesan ingin berjumpa dengan si kecil.

Akan tetapi, apalah daya bayak orang yang mengatakan bahwa si kecil yang baru lahir belum bisa dibawa keluar rumah. Bahkan mungkin ibu anda sendiri yang melarang sebelum 40 hari, buah hati anda harus tetap berada dirumah. Entah apa alasannya, larangan ini seperti sudah menjadi tradisi turun temurun yang disampaikan ibu pada anak perempuannya.

Bolehkah Membawa Bayi Baru Lahir Ke Luar Rumah?

Namun bila dilihat dari segi kesehatan dan keselamatan si kecil anggapan ini mungkin anda benarnya juga. Bayi baru lahir sebenarnya kondisinya masih belum siap dengan dunia luar dan daya tahan tubuhnya masih sangat rendah. Bahkan ada banyak bayi yang mengalami kondisi kritis untuk mampu bertahan hidup pada awal-awal kehidupannya setelah ia lahir.

Kekhawatiran akan kesehatan bayi anda memang sah-sah saja. Apalagi jika mengingat tidak mudah perjuangan yang anda lakukan untuk bisa menimang si buah hati seperti saat ini. Akan tetapi, sebaiknya hal ini tidak dilakukan dengan berlebihan.

Anda memang disarankan untuk menghindarkan bayi baru lahir anda dari segala sumber yang akan mengundang penyakit, termasuk terpapar oleh kuman, debu, tempat umum dan lain sebagainya. Akan tetapi, si kecil juga butuh untuk menghirup udara segar di luar ruangan saat dirinya sudah menginjak usia beberapa minggu.
Hal ini pulalah yang seringkali menimbulkan pertanyaan bolehkah membawa bayi baru lahir ke luar rumah?

Bolehkah Membawa Bayi Baru Lahir Ke Luar Rumah?

Pada dasarnya, membawa bayi baru lahir ke luar rumah boleh-boleh saja dilakukan. Asalkan ibu dapat memastikan kesehatan dan keselamatan si kecil dengan baik. Selain itu, tentunya anda tidak akan tega membawa bayi yang baru berusia beberapa hari keluar rumah. Melainkan bayi yang sudah berusia beberapa minggu. Selama kondisi bayi anda sehat dan memungkinkan untuk dirinya menghirup udara luar ruangan. Maka kegiatan yang satu ini boleh saja dilakukan.

Rambu-Rambu Membawa Bayi Baru Lahir Ke Luar Rumah

Meskipun jawaban dari pertanyaan bolehkah membawa bayi baru lahir ke luar rumah cukup melegakan. Akan tetapi, bukan berarti ibu bisa membawa si kecil dengan sembarang dan menyambangi segala tempat yang ingin ibu kunjungi. Ada beberapa hal atau rambu-rambu yang penting untuk diperhatikan. Berikut ini adalah rambu-rambu dalam membawa bayi baru lahir ke luar rumah:

Hindari Tempat yang Ramai

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam membahas bolehkah membawa bayi baru lahir ke luar rumah adalah menghindari tempat yang ramai. Bila ibu ingin mengajak bayi berusia kurang dari 40 hari ke luar rumah, tempat ramai bukanlah solusi yang bijak. Tempat yang terdapat banyak orang dan ramai seperti mall, pasar dan tempat umum lainnya akan cenderung membuat banyak bakteri didalamnya. Tubuh bayi baru lahir masih begitu rentan, begitupula dengan sistem kekebalan tubuhnya. Serangan bakteri dan kuman akan membuat tubuhnya mudah sakit.

Menghindari Paparan Sinar Matahari Secara Langsung

Kondisi kulit bayi baru lahir masih begitu halus dan rentan terbakar sinar matahari. Untuk itu, pada saat anda membawa mereka ke luar rumah sebaiknya hindarkan tubuhnya dari paparan sinar matahari secara langsung. Dampak kulit bayi yang terbakar sinar matahari akan mungkin meningkatkan resiko kanker kulit.

Untuk itu, sebaiknya pastikan bila anda membawa payung atau menutupi tubuh bayi dengan pakaian tertutup. Bila anda tidak membawa payung, maka lindungi tubuh bayi dengan tubuh anda atau gendongan.

Upayakan Membawa Bayi ke Tempat Penting

Bila terpaksa harus membawa si kecil ke luar rumah. Ada baiknya bawa bayi anda ke tempat yang penting seja seperti ke dokter atau tujuan lain dengan alasan penting. Terlalu sering membawa bayi baru lahir ke luar rumah akan membuat penyakit dan kuman lebih mudah masuk kedalam tubuhnya.

Upayakan Baju yang Nyaman Untuk Si Bayi

Saat hendak membawa serta buah hati anda ke luar rumah. Ada baiknya untuk memberikan mereka pakaian yang nyaman. Artinya, jangan gunakan pakaian yang akan membuatnya mudah gerah atau bahkan kedinginan. Pemakaian baju harus disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Bila cuaca diluar sedang panas jangan berikan baju yang terlalu ketat atau longgar. Sebab hal ini akan membuat tubuh si kecil yang berkeringat bergesekan. Pada akhirnya hal ini akan dapat memicu timbulnya biang keringat. Sebaliknya apabila cuaca diluar sedang dingin, pastikan bila si kecil mengenakan baju sweater atau selimut yang menjaga suhu tubuhnya tetap hangat.

Batasi Bertemu dengan Orang Banyak

Sistem kekebalan tubuh bayi anda masih begitu rapuh. Sehingga tubuhnya tidak akan mampu melawan infeksi yang menghampirinya. Infeksi meskipun skalanya kecil yang menyerang bayi baru lahir. Namun hal ini akan dapat berakibat fatal untuk kesehatannya. Infeksi bisa terjadi sebab virus atau kuman yang terbawa oleh banyak orang yang ada disekeliling bayi anda. Untuk itu, sebaiknya hindarkan si kecil dari bertemu dengan banyak orang. Sebab hal ini akan lebih beresiko untuk kesehatannya.

Selain itu, umumnya bayi baru lahir akan merasa tidak nyaman saat terlalu banyak orang yang mengerubutinya. Mereka akan cenderung menangis pada saat dihadapkan pada kondisi ini. Untuk itu, berusahalah untuk lebih bijak menanggapi hal ini.

Bawa Si Kecil Ke Pekarangan Rumah

Tidak perlu melulu mengajak si kecil berpergian jauh ke luar rumah. Cukup didepan pekarangan rumah pun akan cukup membuat si kecil mampu menghirup udara segar. Selain itu, area pekarangan rumah yang bersih dan teduh akan menjadi tempat yang nyaman untuknya. Untuk itu, tidak ada salahnya membawa serta buah hati anda ke luar rumah dengan mengawalinya di pekarangan rumah.

Demikianlah hal yang dapat disampaikan dari bolehkah membawa bayi baru lahir ke luar rumah. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan cukup informasi yang anda perlukan.