Home » Penyakit Bayi » Biduran Pada Bayi, Penyebab dan Mengatasi

Biduran Pada Bayi, Penyebab dan Mengatasi

Ketika timbul bintik merah yang terasa gatal dan menyebabkan bayi rewel, mungkin saja si kecil mengalami biduran. Penting mengetahui penyebab dan mengatasi biduran pada bayi.

Bayi rentan mengalami masalah kesehatan yang menimpa kulitnya, dimana salah satu masalah kulit pada bayi yaitu biduran. Berdasarkan istilah medis, biduran dikenal juga sebagai urtikaria. Biduran itu sendiri merupakan masalah pada kulit, dimana bagian kulit terangkat ke atas permukaan kulit luar dan berwarna merah. Biduran pada kulit ini bisa terlihat sebagai bintik-bintik kecil dan berkelompok yang muncul pada bagian tubuh tertentu. Dalam beberapa kasus biduran berbentuk bintik besar, saling berhubungan dan berkelompok. Biduran menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman. Dimana gatal yang dirasakan oleh bayi bisa dalam waktu singkat, yakni beberapa jam saja atau bahkan dalam kasus yang lebih parah berlangsung cukup lama hingga beberapa hari.

Ketika bayi anda mengalami biduran, kondisi kulitnya mengalami proses seperti berikut ini:

  • Pada kulit bayi muncul area yang menonjol, dimana ukurannya sekitar 1 sampai 2 cm, kemudian akan berkembang dengan cepat.
  • Kulit yang timbul tersebut bisa berwarna putih atau berwarna merah, terasa sangat gatal dan pada bagian sisinya dikelilingi oleh warna kemerahan.
  • Area yang muncul dipermukaan kulit tersebut bisa saja saling menyatu di antara satu dan lainnya, bahkan terlihat membesar dan meluas.

Ketika bayi anda mengalami biduran, anda jangan terlalu panik. Keadaan kulit seperti ini umum terjadi, terutama pada anak-anak. 1 dari 5 anak akan mengalami masalah kulit yang satu ini dengan waktu yang tidak menentu. Selain itu, penyakit kulit ini tidak menular.

Biduran Pada Bayi

Penyebab Biduran Pada Bayi

Biduran sebenarnya muncul pada saat sel-sel di dalam darah yang berisi histamin menyebabkan pembuluh darah kecil yang terdapat di bawah kulit mengalami kebocoran. Dimana bekas dari bocoran ini membentuk beberapa lingkaran kecil atau besar sehingga menjadi biduran. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan biduran pada bayi di antaranya sebagai berikut:

Makanan

Ketika usia bayi menginjak 6 bulan, maka ia sudah mendapatkan MPASI atau makanan pendamping ASI. Dimana bayi yang sudah mengkonsumsi makanan selain ASI bisa mengalami biduran yang disebabkan oleh makanan. Rekasi dari biduran ini disebabkan karena tubuh si kecil tidak mampu menerima zat tertentu dalam makanan seperti halnya protein. Keadaan ini dapat menyebabkan tubuh melepaskan histamin. Beberapa makanan yang dapat memicu terjadinya biduran di antaranya sebagai berikut:

  • Telur
  • Kacang tanah
  • Susu
  • Makanan Laut
  • Makanan yang mengandung bahan pengawet
  • Kacang almond
  • Dan lain sebagainya

Gigitan Serangga

Bayi yang mulai menunjukan perkembangan motorik yang baik sudah bisa bermain sendiri. Tidak menutup kemungkinan jika si kecil bisa terkena gigitan serangga. Bekas gigitan atau sengatan serangga ini bisa saja menjadi biduran dan menyebar, dimana kondisi ini merupakan kondisi yang umum terjadi.

Penyebab Alergi

Biduran bisa saja muncul karena bahan alergen seperti halnya bulu kucing, debu, serbuk sari bunga dan lain sebagainya.

Perubahan Suhu

Bayi bisa mengalami biduran yang disebabkan karena suhu udara terlalu panas atau terlalu dingin. Bahkan bisa saja biduran muncul pada tubuhnya ketika ia dimandikan dengan air terlalu dingin atau terlalu panas.

Penyakit Tertentu

Biduran pada bayi bisa juga disebabkan karena ia mengalami penyakit tertentu atau disebabkan karena infeksi oleh virus, bakteri dan sumber penyakit yang lainnya.

Obat

Obat khususnya antibiotik, serta obat anti peradangan non steroid. Reaksi yang ditimbulkan karena obat ini bisa muncul setelah si kecil 1 minggu mengkonsumsi obat tersebut atau selama pengobatan selanjutnya.

Anda bisa mencatat waktu pertama kali si kecil mengalami biduran, pemicu biduran itu sendiri dan berapa lama bayi anda mengalaminya. Catatan ini akan membantu dokter dalam menemukan penyebab dari bidruan pada bayi anda.

Gejala Biduran Pada Bayi

  • Ketika bayi anda mengalami biduran, beberapa gejala akan ditunjukan seperti berikut:
  • Bagian kulit si kecil akan terlihat memerah
  • Penyebaran bintik merah akan lebih cepat dalam beberapa jam
  • Pusat kulit yang membengkak menjadi lebih putih atau terlihat pucat
  • Bintik merah terasa sangat gatal dan panas

Cara Mengatasi Biduran Pada Bayi

Pada umumnya biduran tidak membutuhkan perawatan khusus karena masalah kulit ini bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu biduran membutuhkan perawatan medis. Segera bawa si kecil ke dokter apabila gejala yang ditunjukan seperti:

  • Mengalami mual dan muntah
  • Bernafas yang diiringi dengan suara
  • Bibir, lidah, tenggorokan dan lapisan pada mulut bengkak
  • Kulit si kecil lembab dan terasa dingin
  • Detak jantng cepat
  • Mengalami kesulitan bernafas
  • Hilang kesadaran

Apabila biduran yang dialami oleh si kecil termasuk dalam kasus ringan dan tidak menunjukan gejala yang berbahaya, maka anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dengan langkah seperti berikut:

  • Hindari pemicu biduran pada bayi anda. Dimana ini merupakan salah satu cara yang paling efektif.
  • Pada saat biduran muncul dalam jumlah yang sedikit, anda bisa segera mengompres dengan menggunakan air dingin. Apabila keadaan semakin parah anda bisa menghentikan perawatan ini.
  • Hindari si kecil dari sinar matahari secara langsung. Sinar matahari yang mengenai kulit akan membuat biduran terasa lebih panas.
  • Potong kuku si kecil agar tidak melukai kulit yang terkena biduran.
  • Pilih pakaian bayi yang membuatnya nyaman, seperti pakaian yang terbuat dari katun lembut.