Home » Makanan Bayi » Bayi Menolak MPASI, Bagaimana Solusinya?

Bayi Menolak MPASI, Bagaimana Solusinya?

Terkadang ibu mengalami penolakan oleh bayi ketika memberikan MPASI. Keadaan seperti ini membuat ibu khawatir bayinya tidak mendapatkan asupan yang cukup. Untuk itu, penting mengetahui solusi bayi menolak MPASI.

MPASI atau makanan pendamping ASI diberikan pada bayi saat usianya 6 bulan. Pada 6 bulan awal kehidupan bayi, asupan nutrisinya sudah terpenuhi dalam ASI sehingga bayi tidak membutuhkan asupan makanan yang lainnya.

Namun setelah usia bayi menginjak 6 bulan, para ahli menyarankan untuk memberikan MPASI pada bayi. Dimana makanan yang diberikan pada bayi bukan untuk mengganti ASI, melainkan untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya.

Bayi Menolak MPASI
Memberikan MPASI atau makanan pendamping ASI pada bayi memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat MPASI pada bayi di antaranya:

  • Melatih bayi agar ia dapat menerima, serta beradaptasi dengan berbagai jenis makanan.
  • Agar asupan protein, vitamin, energi dan mineral bayi terpenuhi yang dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang bayi.
  • Melatih dan mengembangkan kemampuan bayi dalam mengunyah dan menelan makanan.
  • Agar bayi terbiasa dengan makanan yang mengandung energi tinggi.
  • Melatih kemampuan motorik serta merangsang pertumbuhan gigi bayi.

Memberikan makanan pendamping pada bayi harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Pasalnya, memberikan makanan pendamping yang tidak sesuai pada bayi akan menimbulkan masalah pada sistem pencernaan bayi. Masalah sistem pencernaan bayi yang disebabkan karena kesalahan pemberian makanan pada bayi di antaranya yaitu perut kembung atau sembelit.

Namun, kesalahan memberikan makanan pendamping ASI juga dapat menimbulkan masalah yang berat, seperti halnya menyebabkan gangguan pada usus atau bahkan menyebabkan diare pada bayi.

Cara Memberikan MPASI Pada Bayi

  1. Memberikan MPASI pada bayi harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan usia bayi agar bayi bisa lebih mudah beradaptasi dan mampu menerima makanan dengan lebih mudah. Lantas seperti apa cara memberikan MPASI pada bayi yang tepat? Berikut ini cara memberikan MPASI pada bayi.
  2. Dalam memberikan MPASI pada bayi anda harus menyuapinya sedikit demi sedikit dengan tekstur makanan lebih encer, kemudian berangsur secara bertahap menjadi lebih kental.
  3. Jangan kenalkan makanan pada bayi secara sekaligus, lebih baik kenalkan satu persatu. Misalkan, dalam mengenalkan buah anda dapat mengenalkan terlebih dahulu buang pisang, jika si kecil sudah terbiasa dengan rasa, aroma dan tekstur buah pisang, maka anda dapat mengenalkan buah atau makanan yang lainnya. Lakukan pengenalan seperti ini hingga si kecil dapat benar-benar menerimanya dengan baik.
  4. Apabila bayi menolak hindari untuk memaksanya. Berikan makanan ketika bayi menginginkan, ini dilakukan guna menghindari trauma pada bayi.
  5. Berikan makanan penyebab alergi pada bayi belakangan. Anda harus mencobanya sedikit dan perhatikan apakah makanan tersebut bereaksi atau tidak.
  6. Jika bayi memiliki risiko alergi dari orang tuanya, penting untuk menghindari makanan yang dapat memicu alergi hingga bayi berusia di atas satu tahun. Jika tidak anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

Memberi makanan pendamping pada bayi rasanya mudah dilakukan. Namun, pada kenyataannya beberapa hambatan sering ibu alami ketika memberi makan buah hati tercintanya. Beberapa ibu justru gagal dalam mempraktikannya.

Meskipun memberikan makanan pendamping dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan aturan, tetapi pada beberapa kasus tetap saja ada beberapa anak yang melakukan penolakan dan enggan untuk beradaptasi dengan jenis makanan yang lainnya. Justru pada beberapa kasus, penolakan makanan bisa sampai usia sekolah dan anak hanya bisa menerima satu atau beberapa jenis makanan saja.

Penyebab Bayi Menolak MPASI

Penolakan terhadap MPASI umumnya ditandai dengan aksi tutup mulut pada bayi saat makanan siap diberikan. Penyebab penolakan terhadap MPASI ini sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa kondisi membuat bayi menolak MPASI seperti berikut ini:

Bayi Belum Mengenal MPASI

Salah satu penyebab bayi menolak MPASI yaitu karena rasa dari makanan. Bisa saja bayi tidak menyukai rasa dari makanan tersebut atau ia belum mengenalnya.

Belum Mengenal Tekstur Makanan

Tekstur makanan pun diduga menjadi penyebab penolakan makanan pada bayi. Tekstur makanan yang belum biasa dikonsumsi bayi akan dianggap asing dan ia akan menolaknya.

Makan Sambil Berjalan-jalan

Agar anaknya bersedia makan, biasanya banyak orang tua yang membujuk bayinya dengan cara makan yang kurang tepat, seperti sambil bermain atau berjalan-jalan. Ketika cara makan berbeda dilakukan, maka bisa saja si kecil menolak makan.

Cara Mengatasi Penolakan MPASI

Beberapa langkah dapat anda lakukan sebagai upaya mengatasi penolakan MPASI yang dilakukan oleh buah hati. Karena bagaimanapun ketika si kecil tidak mau makan, maka pemberian asupan nutrisi akan terhambat, karena nutrisi bayi diantaranya didapatkan dari makanan. Berikut ini cara mengatasi penolakan MPASI:

  1. Jangan sampai anda tertukar antara penolakan dengan ketidaksukaan bayi terhadap makanan tertentu. Anda jangan menyerah dan tetap berikan kesempatan pada bayi untuk mencoba lagi makanan tersebut. Biasanya dengan kembali memberikan kesempatan pada bayi hasilnya akan menjadi lebih baik. Tetap berikan makanan pada bayi dengan penuh kesabaran dan kelembutan.
  2. Keinginan makan anak mungkin saja akan meningkat ketika ia diajak makan bersama dengan anggota keluarga yang lainnya. Ketika waktu makan sudah tiba, anda dapat mengajaknya bergabung di meja makan. Dudukan si kecil pada kursi makan khusus bayi dan biarkan ia memegang dan mencium makanan untuk mengenalinya.
  3. Hindari memaksa si kecil untuk makan atau menuruti perintah orang tuanya. Jika ini dilakukan akan menimbulkan trauma pada si kecil. Anda dapat melatih si kecil dengan perlahan dan sedikit demi sedikit agar ia dapat mencicipi makanan sesuai dengan usianya.
  4. Jangan menyerah dan tetaplah mencari alternatif makanan lainnya untuk diberikan pada si kecil supaya ia dapat mengenal lebih banyak rasa dari makanan.
  5. Ketika memberikan ASI sebaiknya jangan berikan hingga si kecil benar-benar kenyang. Penolakan terhadap MPASI bisa saja disebabkan karena si kecil sudah merasa kenyang karena sebelumnya ia sudah banyak menyusu.
  6. Ketika si kecil bosan dengan makanan yang itu-itu saja, bisa jadi ia akan menolak makanan tersebut di kemudian hari. Oleh karena itu, sebaiknya berikan makanan yang lebih bervariasi pada bayi anda.

Manfaatkan Kreatifitas

Anda dapat memanfaatkan kreativitas dalam memberikan makanan untuk si kecil. Cobalah berikan makanan pendamping yang sebelumnya sudah anda buat menjadi bentuk yang unik. Jika tidak anda dapat menyimpannya pada mangkuk atau piring yang menarik sehingga minat si kecil pun akan tertarik untuk mengkonsumsi makanan tersebut.

Meskipun sudah dilakukan berbagai cara tetapi bayi tetap menolak makanan yang anda berikan, sebaiknya anda konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Terkadang, meskipun anda sudah menjalankan semuanya sesuai dengan panduan, tetapi masalah atau hambatan tetap saja ditemui. Meskipun begitu bukan berarti anda harus menyerah, demi kesehatan dan tumbuh kembang buah hati yang optimal, anda harus berusaha dan melakukan semua yang terbaik untuk si kecil.