Home » Makanan Bayi » Aturan Memberikan Jus Buah Pada Bayi

Aturan Memberikan Jus Buah Pada Bayi

Jus buah dapat diberikan pada bayi sebagai makanan tambahan. Namun, pemberian jus buah pada bayi harus sesuai dengan waktu atau usia yang telah ditentukan, serta memperhatikan aturan-aturan memberikan jus buah pada bayi.

Buah merupakan salah satu makanan sehat yang dapat diberikan pada bayi. Buah mengandung mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh si kecil. Selain dapat dikonsumsi langsung, buah juga dapat dibuat menjadi jus.

Memberikan jus pada bayi sebenarnya sah-sah saja. Namun, alangkah lebih baik tunggu hingga usia bayi 8 bulan, serta sudah mampu minum dengan menggunakan sippy cup atau cangkir. Jus buah dapat dijadikan sebagai menu untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dan gizi bayi yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Jus buah yang memiliki rasa alami akan lebih mudah terima oleh bayi.

Aturan Memberikan Jus Buah Pada Bayi

Jus buah yang diberikan pada bayi selain untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dan gizi bayi, jenis buah tertentu mendatangkan manfaat untuk kesehatan bayi itu sendiri, terlebih lagi untuk mempertahankan daya tahan tubuh bayi.

Meskipun buah bermanfaat untuk bayi, tetapi anda harus memperhatikan pemberiannya. Anda harus tahu pengaruh apa saja yang mungkin dialami bayi ketika ia terlalu banyak mengkonsumsi jus buah.

Berikut Ini Risiko Bayi Mengkonsumsi Jus Buah Berlebihan:

Risiko Mengkonsumsi Jus Buah Berlebihan

Perut Tidak Nyaman dan Kembung

Bayi memiliki sistem pencernaan yang belum sempurna, karena alasan itulah bayi sangat mudah sekali mengalami sakit perut. Sistem pencernaan bayi, khususnya bayi di bawah 6 bulan belum memiliki enzim yang berperan untuk mencerna gula yang tinggi dalam jus. Untuk itu, pemberian jus sangat tidak disarankan pada bayi yang belum mendapatkan MPASI. Selain bayi, sistem pencernaan orang dewasa pun memiliki batasan untuk mengkonsumsi jus buah.

Meningkatkan Risiko Kerusakan Gigi

Mengkonsumsi jus buah berlebihan dapat mempengaruhi enamel gigi menjadi rusak dan akan menyebabkan karies gigi. Jika anak mengkonsumsi jus buah dari botol ketika siang atau malam, maka perkembangan karies gigi akan semakin cepat.

Diare

Diare pada bayi sangat rentan dialami oleh bayi dan anak-anak karena sistem pencernaan mereka masih belum sempurna. Konsumsi jus dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan diare pada anak. Gula yang melalui usus besar akan menarik cairan tambahan, kemudian bakteri akan muncul untuk fermentasi gula. Keadaan ini dapat memicu terjadinya produksi gas berlebih dan feses bayi akan berair.

Obesitas

Jus buah memiliki persentase gula tinggi yang dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Karena kenaikan gula darah tersebut akan memicu tubuh melepaskan insulin dalam darah. Akibat insulin yang tinggi maka akan terjadi timbunan lemak dan rasa lapar akan semakin meningkat.

Terhambatnya Pertumbuhan Anak

Konsumsi jus yang berlebihan dengan dibarengi asupan organik yang kurang dapat menjadi penyebab perkembangan anak menjadi terhambat. Apabila jus diberikan secara berlebihan maka nafsu makan anak akan semakin tertekan. Lama kelamaan jus ditakutkan akan menggantikan sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi seperti misalkan ASI atau makanan bergizi yang lainnya.

Menolak Minum Air Putih

Karena sudah terbiasa dengan jus, biasanya anak-anak menolak minum cairan yang lainnya seperti misalkan air putih. Air putih memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, itupun jika diberikan pada anak yang sudah mendapatkan MPASI. Keseimbangan cairan tubuh bayi akan terjaga dengan asupan air putih.

Aturan Memberikan Jus Buah Pada Bayi

Berikut ini aturan memberikan jus buah pada bayi yang harus diperhatikan orang tua:

  • Pemberian jus buah tidak dianjurkan pada bayi berusia di bawah 6 bulan. Pasalnya, pada rentan usia tersebut asupan satu-satunya bayi hanyalah ASI. Sistem pencernaan bayi berusia di bawah 6 bulan masih belum sempurna, untuk itu belum dapat menerima makanan apapun selain ASI, meskipun itu dalam bentuk cairan.
  • Penting untuk memperhatikan kandungan gula yang terkandung dalam jus buah. Jus buah yang mengandung gula tambahan yang cukup tinggi akan menyebabkan masalah pada gigi bayi.
  • Berikan jus buah melalui cangkir atau sippy cup dan hindari memberikannya dengan botol, bahkan sambil tiduran.
  • Ketika menyajikan jus buah untuk si kecil, sajikan jus buah 100% asli. Hindari memberikan minuman jus yang dicampur dengan minuman bubuk.
  • Dalam memberikan jus anda harus membatasinya. Jus yang diberikan tidak lebih dari 4-6 ons atau sekitar 120-170 ml dalam setiap harinya.
  • Hindari memberikan jus buah bersamaan dengan pemberian makanan utama/makanan berat. Anda dapat memberikan jus buah minimal 2 jam setelah si kecil makan.
  • Hindari memberikan jus sebelum anak makan karena akan membuat anak merasa lebih kenyang sebelum ia mendapatkan makanan utamanya.
  • Ketika memberikan jus buah untuk si kecil anda harus memberikan porsi jus sesuai dengan usianya.
  • Jangan berlebihan karena akan mendatangkan dampak negatif seperti di atas.

Ketika memberikan jus buah pastikan jus buah tersebut dihabiskan langsung oleh si kecil. Hindari menyimpannya terlalu lama karena akan menghilangkan kandungan nutrisi karena teroksidasi.

Demikian aturan memberikan jus buah pada bayi. Meskipun buah sehat, namun pemberian jus buah yang terlalu berlebihan tidak baik untuk kesehatan bayi.