Home » Perlengkapan Bayi » 3 Perlengkapan Makan Bayi yang Paling Dibutuhkan

3 Perlengkapan Makan Bayi yang Paling Dibutuhkan

Perlengkapan makan bayi dibutuhkan ketika si kecil sudah mendapatkan makanan pendamping ASI. Meskipun banyak jenis perlengkapan makan bayi, tetapi tidak semua perlengkapan makan tersebut dibutuhkan.

Perlengkapan makan bayi merupakan salah satu faktor penunjang ketika memberi makanan untuk bayi. Makanan bayi itu sendiri diberikan pada saat bayi menginjak usia 6 bulan. Ketika itu ia sudah bisa menerima atau mendapatkan makanan pendamping ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya yang bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak sekali jenis peralatan makan yang tersedia di pasaran. Dimana peralatan makan tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Akan tetapi, tidak semua perlengkapan makan tersebut dibutuhkan dalam menunjang makan si kecil. Pasalnya, hanya beberapa perlengkapan makan saja yang benar-benar dibutuhkan. Mengetahui seperti itu, anda tidak usah membeli perlengkapan makan yang berlebihan jika fungsinya tidak terlalu anda butuhkan.

Perlengkapan makan bayi

Membeli perlengkapan makan itu sendiri bisa anda lakukan saat usia bayi sudah mendekati 6 bulan, berbeda dengan perlengkapan lainnya yang disiapkan ketika menjelang persalinan. Nah, lantas perlengkapan makan apa saja yang paling dibutuhkan untuk makan si kecil? Kali ini kami akan membahas satu persatu mengenai perlengkapan makan tersebut.

Perlengkapan Makan Bayi yang Paling Dibutuhkan

Ketika si kecil sudah mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI, anda harus menyiapkan perlengkapan makan sesuai dengan kebutuhannya. Kemampuan makan si kecil akan semakin meningkat seiring bertambahnya waktu, sehingga perlengkapan makan yang tepat akan menunjang itu semua.

  • Gelas

Umumnya anak tidak terlahir dengan kemampuan minum menggunakan gelas, sehingga agar bisa minum dari gelas mereka perlu mempelajarinya. Para orang tua harus lebih sabar, jika perlu mereka harus bereksperimen dengan berbagai jenis sippy cup sebelum akhirnya si kecil terbiasa menggunakannya. Pada saat anda mengajarkan si kecil minum ASI atau minuman lainnya dengan menggunakan gelas, atau jika anda ingin menghindari beberapa kemungkinan yang terjadi seperti minuman tumpah atau lain sebagainya, maka gelas anti tumpah bisa menjadi pilihan bagi anda. Agar si kecil lebih tertarik, anda bisa memilih gelas dengan warna cerah atau motif yang menarik.

Beberapa hal perlu anda pertimbangkan ketika hendak membeli gelas. Anda harus memperhatikan kemudahan ketika menghisapnya dan memperhatikan apakah gelas mudah bocor atau tidak. Gelas yang dilengkapi dengan katup vakum pada bagian atas tidak akan mudah bocor, akan tetapi si kecil harus lebih berusaha ketia ia minum. Gelas yang dilengkapi dengan sedotan akan memudahkan si kecil minum, akan tetapi gelas seperti ini beresiko membuat isinya berceceran. Untuk alternatif lainnya, anda bisa memilih gelas yang dilengkapi dengan sedotan mencuat dan memiliki tutup, katup yang terdapat pada sedotan mampu menahan cairan terkecuali pada saat dihisap oleh si kecil, sehingga cairan yang ditampung gelas tidak akan tumpah meskipun gelas bergoyang. Biasanya banyak orang tua yang menggunakan jenis gelas anti tumpah ketika anaknya berada pada masa batita.

Cara memperkenalkan gelas pada bayi

Anda bisa memperkenalkan sippy cup pada bayi ketika usianya menginjak 6 bulan. Apabila bayi anda sudah terbiasa menggunakan gelas, maka ini akan memudahkan si kecil beralih dari payudara ibu atau dari dot dan botol susu. Beberapa bayi bisa langsung terbiasa dengan penggunaan gelas hisap, sedangkan beberapa bayi justru membutuhkan jangka waktu yang lebih lama. Untuk memudahkan proses ini anda bisa lakukan cara seperti berikut ini:

  • Anda bisa mencoba menggunakan beberapa model gelas hisap sampai mendapat gelas yang sesuai untuk si kecil.
  • Tunggu beberapa waktu jika ia tetap belum bisa menggunakannya.
  • Anda dapat menunjukan pada si kecil bagaimana mengangkat gelas, mengarahkannya ke dalam mulut untuk meminum isi dari gelas tersebut.
  • Anda bisa memulai dengan menggunakan gelas hisap yang memliki corong lembut atau hampir mirip dengan puting payudara ibu. Dengan seperti ini maka bayi akan lebih mudah dalam menggunakannya dibanding dengan gelas hisap terbuat dari corong yang terbuat dari plastik keras.
  • Alat Makan

Alat makan yang perlu disiapkan ketika si kecil sudah mengkonsumsi makanan padat yaitu piring. Alat makan yang diperuntukan untuk bayi maupun anak kecil biasanya lebih tahan lama dan di desain khusus, dimana warna dan motifnya menarik. Pilihlah alat makan yang terbuat dari material aman, agar tidak mudah pecah anda bisa memilih alat makan yang terbuat dari plastik, akan tetapi perhatikan pula plastik yang digunakan, apakah termasuk jenis plastik aman atau tidak. Anda bisa mengetahuinya dari label pada kemasan. Untuk persediaan anda bisa membelinya dalam beberapa set.

Selain piring atau mangkuk, anda juga harus menyiapkan sendok. Pilihlah sendok yang khusus dirancang untuk bayi atau anak kecil. Sendok khusus bayi biasanya memiliki ujung sendok yang lembut. Pemilihan sendok yang tepat akan membuat bayi merasa lebih nyaman ketika makan.

Ketika usia si kecil lebih dari 6 bulan dimana kemampuannya pun sudah semakin berkembang, biasanya ia memiliki keinginan untuk memegang sendoknya sendiri. Siapkanlah sendok yang mendukung keinginannya tersebut. Bayi anda membutuhkan waktu beberapa bulan untuk mengembangkan koordinasi tangannya dalam memindahkan makanan dari tempat makan ke dalam mulutnya.

  • Aksesoris Alat Makan

Beberapa aksesoris atau perlengkapan makan lainnya perlu disiapkan seperti halnya penggiling makanan portable yang dibutuhkan untuk membuat makanan ketika bepergian, tempat khusus untuk menyimpan makanan bayi, tote bag yang dilengkapi dengan perekat untuk menyimpan makanan atau cemilan ketika bepergian. Pilihlah beberapa aksesoris alat makan si kecil yang dianggap paling dibutuhkan.