13 Makanan Sehat Untuk Bayi

Posted on

Anda dapat membuat MPASI sendiri di rumah agar anda dapat mengontrol sendiri mutu dan kehigenisannya. Terdapat beberapa jenis bahan makanan sehat untuk bayi yang dapat anda olah menjadi MPASI.

Setelah bayi anda berusia 6 bulan, asupan yang diterimanya bukan lagi ASI, melainkan ia sudah dapat menerima makanan padat pertama bayi atau MPASI. Menyusui bukanlah satu-satunya kegiatan memberikan asupan makanan pada si kecil, karena sekarang menyiapkan makanan sehat untuk si kecil sudah menjadi kegiatan sehari-hari anda.

Makanan yang diterima bayi tentunya berbeda dengan makanan yang dikonsumsi oleh orang dewasa. Makanan bayi harus benar-benar diperhatikan, mulai dari jenis, rasa dan kandungan nutrisinya. Makanan yang mengandung nutrisi dan gizi yang cukup dapat menunjang tumbuh kembang bayi.
Saat ini anda mungkin dapat menjumpai beragam makanan sehat untuk bayi di pasaran. Produk makanan bayi tersebut berupa makanan kemasan atau instan. Banyak orang tua yang menganggap bahwa makanan bayi instan lebih sederhana dan praktis. Karena seperti itu, tidak sedikit orang tua yang memberikan makanan instan kepada buah hatinya.

Makanan Sehat Untuk Bayi

Memberikan makanan instan dalam jangka waktu yang panjang pada bayi rasanya kurang tepat. Pasalnya, anda tidak mengetahui dengan pasti kandungan dari makanan tersebut. Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila anda mengolah sendiri makanan sehat untuk buah hati tercinta. Dengan mengolah makanan sendiri anda dapat mengetahui kandungan gizi pada makanan tersebut, serta kehigenisan dari makanan bisa anda jaga. Selain itu, makanan buatan sendiri akan bebas pengawet dan tentunya lebih sehat untuk si kecil.

Beragam bahan makanan sehat untuk bayi mudah didapatkan. Berikut ini kami sajikan beberapa jenis bahan makanan sehat yang dapat membantu anda dalam menyusun MPASI atau makanan pendamping ASI untuk buah hati tercinta.

Makanan Sehat Untuk Bayi

Pisang

Seperti yang kita kenal, pisang merupakan salah satu jenis buah yang cocok diberikan pada bayi. Buah pisang mengandung karbohidrat yang akan menyediakan energi untuk bayi anda yang cenderung aktif. Selain itu, dalam buah pisang juga terkandung serat yang baik dan sehat untuk sistem pencernaan buah hati anda.

Buah pisang juga praktis dibawa bepergian. Dalam memilih pisang untuk si kecil, pilihlah buah pisang yang manis dan matang. Ketika mengolahnya, anda bisa menghancurkan atau mengeroknya. Kemudian sajikan untuk si kecil. Dijamin si kecil akan menyukainya.

Bayam

Bayam merupakan sayuran hijau yang mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, mineral, asam folat, kalsium, mangan, fosfor dan zat besi. Bayam berperan untuk pembentukan otak si kecil.
Bayam merah juga sama baiknya dengan bayam hijau. Bayam merah mengandung mineral dan vitamin, terutama kalsium. Tidak hanya itu, bayam merah pun kaya akan zat besi dan fosfor, juga vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C.

Beras Merah

Beras merah baik dijadikan sebagai makanan bayi. Pasalnya, beras merah tidak akan menyebabkan alergi pada bayi.

Di dalam beras merah terkandung vitamin B1, vitamin B12 dan vitamin B6 yang cukup tinggi. Dimana kandungan dalam beras merah berperan dalam perkembangan dan pembentukan energi dalam sel tubuh si kecil.

Alpukat

Alpukat merupakan buah yang tinggi akan kandungan lemak dan protein. Buah ini menjadi salah satu makanan sehat untuk bayi karena memiliki banyak manfaat.

Dalam memilih buah alpukat, sebaiknya pilihlah buah alpukat yang berkualitas untuk bayi anda. Buah alpukat harus benar-benar matang. Sebelum mengolahnya, anda harus mencuci terlebih dahulu luarnya. Kemudian kupas dan hancurkan dagingnya.

Brokoli

Brokoli kaya akan folat yang baik untuk tubuh. Selain itu, brokoli dapat membantu tubuh untuk terhindar dari kanker. Sayuran ini baik diberikan pada bayi karena akan membuatnya selalu nafsu makan. Ini disebabkan karena di dalam brokoli terkandung sulfur.

Pepaya

Buah pepaya mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C dan vitamin E 9. Selain itu, di dalam buah pepaya juga terkandung kalium, tiamin, niasin, zinc, zat besi dan mineral yang lainnya dan tentunya baik untuk perkembangan bayi.

Buah pepaya dapat dimanfaakan untuk mengatasi sulit buang air besar. Buah pepaya mengandung enzim papain dan serat yang baik untuk sistem pencernaan bayi.

Wortel

Wortel mengandung beta karoten yang banyak yang terdapat pada warna kuning tua. Kandungan beta karoten di dalam tubuh akan menjadi vitamin A. Dimana kandungan tersebut memiliki peran dalam pertumbuhan bayi, serta membuat penglihatan menjadi sehat.

Wortel memiliki rasa manis alami sehingga bayi akan menyukainya. Anda dapat menyajikan wortel matang dengan dipotong-potong panjang saat si kecil sudah mampu makan sendiri.

Labu

Labu kaya akan kandungan vitamin C dan vitamin A yang baik untuk tubuh. Labu memiliki tekstur yang lembut dan rasanya manis alami sehingga bayi akan menyukainya.

Daging

Daging adalah bahan makanan sehat untuk bayi yang menjadi sumber seng dan zat besi. Dimana kandungannya tersebut memiliki peran dalam membantu sirkulasi oksigen dalam darah, untuk perkembangan otak bayi dan pertumbuhannya.

Ketika memilih daging untuk si kecil, anda dapat memilih bagian lulur dalam. Giling daging tersebut dan olah bersama dengan beras merah, juga sayuran.

Ubi Jalar

Ubi jalar sumber dari potasium, beta karoten, vitamin C dan antioksidan. Dimana kandungan yang terdapat pada ubi jalar ini dapat membantu dalam mencegah radikal bebas dan kanker.

Ubi jalar mudah dihancurkan atau dihaluskan. Setelah ubi jalar dikukus, anda dapat memberikannya pada buah hati. Rasa manis alami dari ubi jalar akan disukai oleh bayi anda.

Kuning Telur

Bagian kuning telur mengandung vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin B12, seng dan kolin. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa kandungan di dalam kuning telur ini sangat penting untuk perkembangan otak dan kesehatan bayi.

Dokter menyarankan untuk memberikan bagian putih telur saat bayi berusia 1 tahun. Apalagi jika memiliki riwayat alergi dalam keluarga. Meskipun keluarga anda tidak memiliki riwayat alergi, sebaiknya berikan kuning telur pada bayi setelah usianya 1 tahun. Anda dapat mencoba untuk memberikannya selama 3 hari berturut-turut. Ini dilakukan agar gejala alergi dapat dideteksi dengan cepat.

Yogurt

Yogurt menjadi salah satu bahan makanan sehat untuk bayi karena mengandung protein, kalsium dan fosfor. Dimana kandungannya tersebut berperan untuk kesehatan tulang dan gigi bayi, serta untuk kekuatan bayi.

Yogurt dilengkapi oleh probiotik yang dapat membantu pencernaan bayi, serta mendukung kekebalan bayi.

Apabila bayi anda memiliki alergi terhadap susu sapi, sebelum memberikan yogurt sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Keju

Salah satu olahan susu ini mengandung kalsium yang baik untuk pertumbuhan gigi dan tulang bayi. Selain itu, keju mengandung vitamin B12 yang dapat membantu dalam mengubah lemak, protein dan karbohidrat menjadi energi.

Itulah beberapa jenis makanan sehat untuk bayi yang dapat anda olah menjadi MPASI. Selalu berikan yang terbaik untuk buah hati anda, termasuk asupan makanannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *